SuaraRiau.id - Sebanyak 2.290 calon jamaah haji (CJH) dari Provinsi Riau akan diberangkatkan ke Tanah Suci Mekkah untuk melaksanakan ibadah haji tahun 1443 H/2022 M.
"Alhamdulillah, pemerintah sudah mengumumkan daftar CJH yang memenuhi persyaratan yang di tetapkan oleh Arab Saudi yakni mereka yang berusia 65 tahun nol bulan pada tanggal 30 Juni 2022 serta telah menerima vaksin COVID-19. Untuk Provinsi Riau terdapat 2.290 orang JCH," kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Mahyudin di Pekanbaru, Senin.
Dia mengatakan hal itu terkait rilis Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Minggu (8/5), tentang nama jamaah haji yang berhak berangkat tahun 1443 /2022 M.
Daftar tersebut, katanya, telah melalui proses verifikasi untuk memastikan calon haji yang berangkat memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh Arab Saudi.
Selain 2.290 CJH yang diberangkatkan itu, terdapat 461 orang sebagai cadangan beserta 12 orang petugas haji daerah (PHD) dan dua orang Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) calon jamaah.
"Karenanya CJH yang namanya terdapat dalam daftar rilis tersebut agar mempersiapkan diri, dengan melakukan konfirmasi keberangkatan pada bank tempat melakukan setoran BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji) pada waktu pendaftaran," katanya.
Untuk itu, bagi jamaah yang namanya sudah keluar dalam daftar rilis agar segera menghubungi Kemenag kabupaten/kota dan melapor kepada bank tempat melakukan pendaftaran haji mulai 9-20 Mei 2022.
Ia menjelaskan tentang hal yang penting bahwa JCH Provinsi Riau menjaga kesehatan dan tetap mematuhi protokol kesehatan.
Mahyudin mengingatkan seluruh CJH Riau agar tidak mudah menerima informasi dan terpengaruh dengan hoaks yang beredar, yang menyebutkan dua tahun penyelenggaraan haji batal berangkat karena dananya untuk pembangunan IKN Nusantara.
Baca Juga: Pedagang Buang Sampah Diam-diam di Sungai Wisata Pulau Cinta Kampar Diberi Sanksi
"Dana haji aman, prudent (hati-hati), dan diinvestasikan sesuai prinsip syariah, kehati-hatian, nilai manfaat, akuntabel, dan nirlaba. Laporan keuangan tahunan BPKH (Badan Pengelolaan Keuangan Haji) juga bisa dilihat dari web BPKH.go.id," kata dia. [Antara]
Berita Terkait
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Tembus 110 Unit, Kapolri Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
-
KPK Periksa 9 Saksi Kasus Suap Bupati Kuansing, Ketua DPRD Juprizal Ikut Dipanggil!
-
Skandal Suap Hutan Kuansing Merembet ke Kemenhut, Peran Pusat Kini Mulai Didalami!
-
Prabowo Anugerahi Polda Riau Nugraha Sakanti, Tekankan Transformasi Besar Polri
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Kronologi Penemuan Jasad Dokter Spesialis di Siak, Sempat Hilang Kontak Seharian
-
Dugaan Kekerasan terhadap Mahasiswa di Polresta Pekanbaru, Propam Turun Tangan
-
Riau Dapat Jatah Program Bedah Rumah 5.000 Unit, SF Hariyanto: Luar Biasa
-
Anak Tak Kebagian Sekolah? Orangtua di Pekanbaru Diminta Segera Melapor
-
Dokter Spesialis Ditemukan Tewas Membiru di Semak-semak RSUD Tengku Rafian Siak