SuaraRiau.id - Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang yang direncanakan akhir tahun beroperasi batal diresmikan lantaran masih ada beberapa titik jalan yang belum selesai pengerjaannya.
Rencananya peresmian Jalan yang merupakan seksi Tol Pekanbaru-Padang itu bakal dilakukan langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Menurut Kepala Biro Pembangunan Riau, Alzuhra Dini Alinoni, dari informasi yang didapat pihaknya, masih ada beberapa pengerjaan jalan tol yang belum selesai.
Terutama, kata dia, pengerjaan jalan tol yang berada dekat dengan pintu tol dari Pekanbaru.
"Peresmian jalan tol Pekanbaru-Bangkinang yang sebelumnya dijadwalkan akhir tahun ini sepertinya tidak jadi. Masih ada yang belum selesai," katanya, Jumat (10/12/2021).
Sementara itu, Plt Asisten II Setdaprov Riau Aryadi mengatakan, salah satu kendala yang terjadi saat ini pada pembangunan jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang yakni masih adanya lahan yang belum dibebaskan.
"Masih ada pembebasan lahan tol sekitar 750 meter lagi di dekat pintu tol daerah Rimbo Panjang, saat ini pembebasannya masih terus digesa," ujarnya.
Belum dibebaskannya lahan tersebut dikarenakan masyarakat setempat belum menerima terkait harga yang disampaikan pemerintah.
Masyarakat berdalih terdapat perbedaan harga dengan tanah warga lainnya yang juga mendapat ganti rugi.
"Masyarakat protes ada ketimpangan harga. Karena itu masih belum dibebaskan hingga saat ini," sebutannya.
Masih adanya lahan untuk pembangunan jalan tol Pekanbaru-Bangkinang yang belum dibebaskan, menjadi kendala pembangunan jalan bebas hambatan tersebut.
Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, akan diturunkan tim khusus yang tergabung dalam Masyarakat Profesi Penilai Tanah (Mappi).
Tim dari Mappi akan turun untuk melakukan penilaian ulang. Mappi merupakan organisasi profesi penilai di Indonesia yang bersifat mandiri.
"Tim inilah yang akan melakukan penilaian ulang dan kemudian menyampaikan hasilnya untuk jadi rekomendasi," ujar Aryadi.
Dari informasi yang pihaknya dapatkan, tim tersebut akan memulai penilaian ulang tersebut pada pekan depan. Di mana hingga saat ini masih ada sekitar 750 meter lahan masyarakat yang belum diganti rugi.
Berita Terkait
-
Mahasiswa di Pekanbaru Cabuli Bocah 6 Tahun Dalam Masjid
-
15 Ribu Pelajar di Pekanbaru Belum Suntik Vaksin Covid-19
-
Ketagihan Judi Online, Remaja di Riau Curi 15 Handphone Milik Keluarga
-
Konstruksi Rampung Akhir 2021, Tol Pekanbaru - Bangkinang Juga Libatkan Pengusaha Lokal
-
Pembebasan Lahan Tol Pekanbaru-Bangkinang Tersisa 750 Meter
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Changan Automobile: Industri Mobil Pintar Bertenaga Energi Terbarukan
-
Chongqing 1949, Pertunjukan Sejarah Berbalut Teknologi Canggih
-
Tapir Mati Mengenaskan di Areal Perusahaan, Diduga Ditabrak Truk Besar
-
Polisi Tetapkan Tersangka Karhutla 180 Hektare di Bengkalis
-
Abdul Wahid Terjerat Dugaan Korupsi, UAS: Aku Akan Tetap Membelamu