SuaraRiau.id - Beredar video yang memperlihatkan seorang lelaki diamankan polisi di sebuah tempat. Dalan video itu, sejumlah orang mencoba mengejar pria tersebut.
Belakangan, ia diketahui seorang mahasiswa berinisial MH (24) yang diciduk polisi gara-gara kasus pencabulan terhadap bocah di bawah umur di Pekanbaru.
Mirisnya, mahasiswa cabul itu melakukan perbuatan bejat tersebut di dalam masjid yang berada di kawasan Sukajadi, Sabtu (11/12/2021).
Pemuda tersebut diamankan polisi pada hari itu juga, ia ditangkap usai ketahuan mencabuli bocah 6 tahun. Mirisnya, aksinya itu dilakukan di tempat sakral.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Pria Budi membenarkan penangkapan pemuda 24 tahun itu tersebut.
Pria Budi menyebut, bahwa pelaku diamankan pada hari Sabtu (11/12/2021) siang.
"Pelaku sudah kita amankan Sabtu kemarin karena melakukan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur,” kata Kombes Pria Budi, Minggu (12/12/2021).
Kronologi kejadian itu bermula saat korban melintasi pekarangan masjid. Saat itu pelaku yang berada di dalam masjid memanggil korban dan mengajaknya masuk ke dalam.
Kemudian setelah korban dibawa masuk ke dalam masjid, MH (24) membawanya ke shaf salat pria. Di situlah pelaku melakukan aksi cabulnya terhadap korban.
"Setelah mencabuli korban, pelaku ini menyuruh korban pulang. Saat pulang itulah korban menceritakan (ke orang tua) apa yang sudah dilakukan oleh pelaku didalam masjid," jelasnya.
Orangtua korban yang tidak terima, langsung memanggil ketua RT dan RW setempat, lalu mendatangi masjid dan menemui pelaku di lokasi.
Sontak saja, pelaku nyaris saja menjadi bulan-bulanan warga. Masyarakat yang geram atas ulahnya pun meluapkan emosi.
Pada saat itu, beruntung Bhabinkamtibmas Polsek Sukajadi datang dan langsung mengamankan pelaku. Barulah setelah itu, pelaku MG digelandang polisi ke Polresta Pekanbaru.
Informasi yang dihimpun, pemuda 24 tahun ini baru tiga hari berada di kota Pekanbaru. Ia datang dari wilayah Padang Lawas Sumatera Utara untuk menemui adiknya di masjid tersebut.
Kontributor : Panji Ahmad Syuhada
Berita Terkait
-
Viral Mahasiswa Cantik di Makassar Jadi Kuli, Bongkar Semen Dari Truk ke Dalam Gudang
-
15 Ribu Pelajar di Pekanbaru Belum Suntik Vaksin Covid-19
-
Murka dengan Kasus Pemerkosaan Santri, Sekjen PBNU: Pelaku Harus Dikebiri!
-
Ada 36 Kasus Pencabulan Anak di Banyumas Sepanjang 2021, Ini Biang Keroknya
-
45 Tahun Hilang, Jenazah Mahasiswa Ini Ditemukan Tenggelam di Dalam Mobil
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Anggaran Riau Terbatas, SF Hariyanto Ogah Bebani Rakyat dengan Pajak Baru
-
Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera
-
AJI Pekanbaru-GREEN for Riau Initiative Gelar Workshop dan Fellowship
-
Menko Muhaimin Iskandar Apresiasi Efektivitas Pemberdayaan PNM di Gresik
-
Kronologi Pemotor Tewas usai Terpental di Jalan Sudirman Pekanbaru