- PNM bersama Masyarakat Ekonomi Syariah berkolaborasi dalam Program Mba Maya.
- Program ini merupakan kependekan Membina dan Memberdaya untuk nasabah perempuan.
- Menteri Koperasi mengapresiasi karena berdampak ibu-ibu prasejahtera di Indonesia.
SuaraRiau.id - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bersama Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) berkolaborasi dalam Program Mba Maya (Membina dan Memberdaya), sebuah program pemberdayaan yang berfokus pada nasabah perempuan, terutama ibu-ibu prasejahtera.
Direktur Utama PNM, Bapak Arief Mulyadi menyatakan program ini adalah bagian dari komitmen PNM untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi perempuan di Indonesia.
"Kami (PNM) berkomitmen untuk terus mendorong pemberdayaan perempuan, terutama melalui ekosistem syariah. Saat ini, 73% pembiayaan PNM sudah berbasis syariah, dan kami juga telah memfasilitasi lebih dari 2.300 sertifikasi halal bagi usaha nasabah kami. Ini adalah langkah nyata kami untuk mendukung pemberdayaan ekonomi perempuan di Indonesia," ujarnya.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono, yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Pengurus Pusat MES, memberikan apresiasi kepada PNM atas program yang berdampak positif bagi ibu-ibu prasejahtera di seluruh Indonesia.
"Program ini sejalan dengan Astacita Presiden Prabowo, yakni membangun dari desa dan dari bawah, untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan," jelasnya.
Ferry menambahkan, LPDB juga perlu mencontoh PNM yang memiliki Command Center yang menampilkan dashboard data yang bagus.
"Sehingga bisa dicontoh Command Centernya karena penyajian data nya mampu merubah data yang statis menjadi sangat dinamis dan diperlukan untuk bahan pertimbangan pengambilan kebijakan," terangnya.
Acara tersebut dihadiri oleh lebih dari 30.000 nasabah PNM secara hybrid (offline dan online). Bapak Menteri juga meresmikan dimulainya program Mba Maya yang berkolaborasi antara PNM dan MES dengan tema "Usaha Berkah Dalam Bingkai Ekonomi Syariah."
Program ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan usaha perempuan di bidang ekonomi syariah melalui pelatihan dan pendampingan yang berkelanjutan.
Acara ini juga dihadiri oleh Bapak Ari Permana, Direktur Pembiayaan Syariah LPDB, serta Ibu Siti Ma'rifah, Pengurus MES sekaligus narasumber pada acara di kegiatan ini.
Kolaborasi antara PNM dan MES ini tidak hanya memperluas dampak pemberdayaan perempuan, tetapi juga mempertegas peran penting ekonomi syariah dalam membangun kesejahteraan masyarakat Indonesia secara berkelanjutan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla
-
Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026
-
Spill Jam Tangan-Tas Branded Anggota DPRD Riau dan Istri, Nilainya Ratusan Juta
-
Hari Gajah Sedunia 2026, Domang 'si Selebriti' dan Eksistensi Gajah Nusantara
-
Sebanyak 2.665 Kasus Kekerasan Anak Terjadi di Riau Selama 2023-2025