SuaraRiau.id - Polisi mengamankan seorang remaja di Pekanbaru lantaran diduga sering mencuri barang-barang milik keluarganya di rumah sendiri.
Pria berinisial R (19) ditangkap jajaran Polsek Bukitraya atas laporan Desry (40) yang merupakan orangtua angkat tersangka.
Menurut Kepala Unit Reskrim Polsek Bukitraya Iptu Dodi Vivinodi, berdasarkan keterangan tersangka barang-barang yang dicurinya antara lain handphone sebanyak 15 unit yang merupakan milik orangtuanya, adik-adiknya serta neneknya.
"Dalam kurun waktu 2020 hingga Rabu 8 Desember 2021, pelaku berulang-ulang melakukan pencurian di rumahnya sendiri. Selain handphone, pelaku juga mencuri sepeda motor, sepeda kayuh serta elektronik di rumahnya," terang Dodi seperti dikutip dari Antara.
Awalnya istri Desri memberitahu bahwa salah satu handphone milik anaknya telah hilang diambil oleh pelaku.
Gara-gara sering melakukan aksi pencurian barang berharga di rumah, akhirnya keluarga membuat laporan ke Polsek Bukitraya.
"Tim Opsnal langsung bergerak cepat untuk melakukan penangkapan dan setelah diinterogasi ternyata barang bukti berupa satu unit handphone Realmi telah dijual secara online," jelasnya.
Dodi menambahkan, berdasarkan penuturan pelaku, uang hasil dari barang-barang curian tersebut digunakan pelaku untuk bermain judi online serta membeli narkoba.
Tersangka R kini telah diamankan aparat kepolisian guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Atas perbuatannya pelaku dijerat pasal 367 KUHP tentang pencurian," tegas Dodi. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Siswa di Kuansing Belajar dari Rumah Dampak Parahnya Kabut Asap Karhutla
-
Kualitas Udara Buruk, Pekanbaru Resmi Berstatus Tanggap Darurat Bencana Karhutla
-
Perkuat Koperasi, Gerakkan Ekonomi Rakyat, Dirut BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka
-
Kabut Asap: Kasus ISPA Riau Tembus 1.960, Pekanbaru dan Pelalawan Tertinggi
-
Stafsus Menhut Raja Juli Mangkir dari Pemeriksaan, KPK Ungkap Alasannya