SuaraRiau.id - Sebanyak 15.000 siswa belum divaksin Covid-19 dari total 45.000 pelajar yang layak vaksin di Pekanbaru.
Dinas Pendidikan Pekanbaru kini sedang berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan terkait vaksinasi pelajar tersebut.
"Sisanya ini akan kami gesa berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan," kata Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru Ismardi Ilyas seperti dikutip dari Antara, Sabtu (11/12/2021).
Menurutnya, saat ini pelajar yang sudah divaksin mencapai 30.000 pelajar. Sedangkan target yang harus divaksin sebanyak 45.000 pelajar.
"Ya sudah 75 persen pelajar yang sudah vaksin Covid-19 atau sekitar 30.000 orang lebih," terang Ismardi.
Ia mengatakan bahwa Pemkot Pekanbaru terus menggesa vaksinasi Covid-19 untuk membentuk kekebalan kelompok.
"Pelajar juga menjadi salah satu prioritas penerima vaksin Covid-19 apalagi mereka sudah belajar tatap muka," katanya.
Menurutnya, semua data calon penerima vaksin telah diserahkan ke Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, selanjutnya tinggal menunggu jadwal vaksin dari dinas tersebut.
"Kalau Diskes sudah oke, baru nanti kita jadwalkan vaksin Covid-19 di sekolah masing-masing," katanya.
Walau diakuinya, dari total 45.000 pelajar penerima vaksin, beberapa dari mereka ada yang mengikuti vaksinasi dari kelompok umum atau lain. Namun datanya belum dapat dipastikan.
"Ini tidak masalah semua upaya percepatan," katanya.
Maka ia mengimbau warga Pekanbaru harus tetap disiplin pada protokol kesehatan. Terutama pada siswa dan guru yang setiap hari sudah melakukan pembelajaran tatap muka jangan abai, karena pandemi Covid-19 belum berakhir.
Selain vaksin, prokes menjadi kunci utama dalam pencegahan penyebaran virus Corona.
"Beberapa negara luar bahkan kini sedang alami penambahan kasus, jadi mari terapkan 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mencegah mobilitas interaksi)," jelas dia. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Ada Wacana Kenaikan Tarif Parkir di Pekanbaru, Ini Kata Wali Kota
-
Lindungi Keluarga, Pakar Ungkap Manfaat Vaksin Covid-19 untuk Anak
-
Gelar Vaksinasi, Jogja Bay Waterpark Beri Promo Gratis Renang untuk Nakes
-
PPKM Level 2, Masuk Mal di Pekanbaru Wajib Sudah Divaksin
-
Pekanbaru Kembali Terapkan PPKM Level 2, Begini Penjelasan Firdaus
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
- Keluarga Masuk Daftar Ahli Waris Sengketa Lahan Sriwedari, Wali Kota Solo Respati Ambil Sikap Tegas!
- Sinopsis Revenge, Drama China Terbaru Lu Yu Xiao dan Zhang Ling He di WeTV
- Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
Satgas Udara Gempur Karhutla Inhil dan Inhil dengan 3 Heli Water Bombing
-
Ribuan Titik Panas Masih Kepung Sumatera, Riau Turun Drastis
-
Sopir Truk Dikeroyok di Tol Pekanbaru-Dumai, Pelaku Ditangkap
-
Kecelakaan di Tol Bangkinang, Ustaz dan Dosen Meninggal
-
Ribuan Titik Panas Masih Terdeteksi di Sumatera, Pengaruhi Kualitas Udara Riau