SuaraRiau.id - Sebanyak 400 lebih batang kayu siap olah diamankan Polres Siak di Kampung Muara Bungkal, Kecamatan Mandau, Kabupaten Siak, Riau.
Aktifitas ilegal logging itu terkuak saat Kapolres Siak memantau dari jalur udara.
"Sayangnya, saat tim darat turun ke sana tidak ditemukan orangnya, tapi mendapatkan kayu gelondongan sekitar 400 an batang lebih. Ada yang sudah diolah tapi sedikit paling 2 kubik," kata Kapolres Siak Gunar Rahardiyanto di ruang kerjanya, Jumat (26/11/2021) petang.
Wilayah ditemukannya kayu tersebut berada di areal konsesi PT Arara Abadi.
"Itu pun hutan penyangga yang tak boleh dikelola siapapun," tegas Kapolres.
Diakui Kapolres, sejak Kapolda Riau gencar menangkap para pelaku ilegal logging semua aktifitas pembalakan ilegal menjadi senyap.
"Sejak tim dari Polda turun semuanya senyap. Tapi kalau kayunya itu masih baru dipotong. Bukan kayu lama," beber Gunar.
Disampaikan Kapolres Gunar, Lokasi pembalakan liar tersebut tidak begitu jauh dari desa, jaraknya hanya beberapa kilometer saja.
"Jarak dari desa paling dua kilometer," kata Kapolres.
Baca Juga: Pemprov Riau Ingin Blok Rokan Produksi Minyak Bumi 100.000 Barel/Hari
Saat ini, lanjutnya, tim terus menelusuri siapa pemilik kayu itu.
Kapolres menghimbau, agar masyarakat yang tinggal di daerah hutan penyanggah harus turut serta menjaga kelestarian hutan.
Ia pun meminta, agar perangkat pemerintah dimulai dari desa hingga ke kabupaten bisa memberikan solusi terkait persoalan ekonomi.
"Harus ada kompensasi untuk masyarakat dari pemerintah. Jika tidak ada mereka tentunya mencari upaya lain untuk bertahan hidup. Setidaknya bisa membantu masyarakat di wilayah hutan penyanggah itu membentuk ekonomi kreatif," pinta Kapolres.
Penangkapan terduga pelaku Ilegal Logging di Sabak Auh, Siak
Dalam waktu singkat jajaran Polres Siak berhasil mengungkap dua lokasi pembalakan liar di Kabupaten Siak, yakni di Kecamatan Sabak Auh dan di Kecamatan Sungai Mandau.
Berita Terkait
-
Update Karhutla Riau: Siak Tuntas, Kerumutan 4 Hari Tanpa Titik Api
-
Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut
-
Operasi Gabungan Bongkar Pengiriman 800 Kg Ketamin di Kepri
-
Sumbar Dikepung Asap Karhutla dari Jambi dan Riau! Warga Diimbau Pakai Masker Demi Kesehatan
-
Kapolda Riau Ungkap Modus Karhutla: Warga Disuruh Pura-Pura Mancing
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Eks Kanitreskrim Polsek Rupat Utara Disidang Etik Terkait Penganiayaan Warga
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem Pembiayaan Keluarga Prasejahtera
-
Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru
-
Pekanbaru Berawan Tebal, Padang Diprediksi Hujan Ringan
-
Cara PHE NSO Kembalikan Jalan Pulang Gajah Lewat Restorasi Lahan Kritis