Scroll untuk membaca artikel
Eko Faizin
Rabu, 17 November 2021 | 13:53 WIB
Sebanyak 10 ton lebih kayu pembalakan liar atau jarahan komplotan praktik mafia kayu di Riau diamankan Tim Polda Riau. [Foto:Antara/ HO-Humas Polda Riau]

SuaraRiau.id - Polda Riau menangkap pelaku serta mengamankan barang bukti kayu hasil penebangan kayu liar (illegal logging) yang siap diangkut dari hutan lindung daerah Siak Kecil Bengkalis.

Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi menjelaskan pengungkapan kasus illegal logging berawal penemuan sejumlah kayu log di tepi Sungai Siak Kecil.

"Di lokasi, tim menemukan kegiatan pemuatan kayu log di tepi Sungai Siak Kecil, tim menghentikan kegiatan tersebut dan menanyakan siapa pemilik kayu log tersebut, dan diperoleh keterangan bahwa pemiliknya adalah Mat Ari alias Anak Jenderal yang kemudian berhasil diamankan," jelas Kapolda Agung dikutip dari Antara, Rabu (17/11/2021).

Ia menjelaskan bahwa tim melakukan penyisiran dugaan pembalakan liar di Cagar Biosfer Giam Siak Kecil dan ditemukan barang bukti kayu 10 ton lebih jenis rimba campuran.

Tim Dirkrimsus Polda Riau sudah menggulung komplotan illegal logging di Sungai Mandau di Teluk Nibung dan juga Sungai Linau.

Agung mengatakan komplotan mafia kayu yang dipimpin Mat Ari alias Anak Jenderal itu ditangkap oleh tim gabungan yang diperkuat personel Brimob.

Operasi penangkapan itu setelah sehari sebelumnya dilakukan patroli udara dan menemukan aktivitas perambah hutan di beberapa lokasi pada sejumlah titik koordinat.

"Ini komplotan pimpinannya Mat Ari alias Anak Jenderal. Itu adalah lokasi yang kemarin saya lihat dari atas (patroli udara), kayu illegal logging dihanyutkan ke sungai oleh kelompok Mat Ari alias Anak Jenderal ini," kata Irjen Agung.

Kapolda memastikan menindak tegas pelaku perambahan hutan, selain ke pekerja, juga akan membongkar kejahatan kehutanan itu sampai ke pemodal.

Agung menjelaskan perambahan hutan ilegal menjadi pintu awal terjadinya kerusakan lingkungan di Riau. Semula hutan dirusak lewat penebangan liar, setelah dijarah kayunya, hutan asri itu kemudian mulai mengering dan mulai dibakar pada musim kemarau.

Load More