SuaraRiau.id - Kasus dugaan pelecehan seksual yang dialami seorang mahasiswi Universitas Riau (Unri) menjadi perhatian LBH Pekanbaru.
Saat ini, kasus dugaan pelecehan oleh oknum dosen pembimbing skripsi berinisial SH tersebut masih ditangani oleh Polresta Pekanbaru.
"Kita sudah melaporkan ke polres. Polres akan memanggil saksi dan terduga pelaku, agar kasus tersebut terang dan jelas secara hukum," ujar Kepala Operasional LBH Pekanbaru Rian Sibarani dikutip dari Riauonline.c.id--jaringan Suara.com, Minggu (7/11/2021).
Selama proses hukum berjalan di Polresta Pekanbaru, pihaknya akan bersikap kooperatif.
"Kami bersikap kooperatif, kalau polisi membutuhkan bukti, kita akan memberikannya. Karena kita sudah siapkan bukti-buktinya, dan tidak mungkin disampaikan saat ini," kata Rian.
Selain melaporkan kepada pihak yang berwajib, LBH Pekanbaru juga akan melaporkan kepada Kemendikbud, Komnas Perempuan.
"Kami akan laporkan juga ke komnas perempuan agar ikut turun mengusut tuntas kasus tersebut," ujarnya.
Pihak LBH juga telah mengetahui adanya SK penunjukkan pengganti dosen pembimbing skripsi korban L oleh Sekretaris Jurusan.
Melihat ini, Rian menilai sudah jelas bahwa ada yang salah dari si terlapor SH.
"Dengan adanya SK penunjukan dosen pembimbing pengganti oleh Sekjur, tentu kita menilai bahwa terlapor ada apa-apanya," ujar dia.
Sebelumnya, dugaan kasus pelecehan mahasiswi saat bimbingan skripsi viral usai video pengakuan di media sosial. Kasus inipun berujung pihak mahasiswi dan oknum dosen saling lapor.
Tag
Berita Terkait
-
Dugaan Dilecehkan Oknum Dosen, Mahasiswi Riau Disebut Alami Trauma Mendalam
-
Dugaan Pelecehan di Unri, Mahasiswi-Akun IG Penyebar Video Dilaporkan Balik
-
Dituduh Lecehkan Mahasiswi, Dekan FISIP Unri Bakal Tuntut Rp 10 Miliar
-
DP3A Pekanbaru Belum Terima Laporan Kasus Pelecehan Korban Mahasiswi
-
Wakil Rektor UNRI Sebut Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mencoreng Kampus
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Kronologi Bocah Tewas Diduga Diterkam Harimau di Area HTI Pelalawan
-
Ombudsman Tinjau Langsung Fasilitas dan Pelayanan di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Siak
-
Investasi ORI030 di BRI, Nikmati Kupon Tetap Hingga 7,00% per Tahun
-
Tentang Tiongkok, Sosialisme yang Mengabdi kepada Rakyat
-
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026