SuaraRiau.id - Kisruh yang terjadi di tubuh Partai Demokrat pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan versi Konferensi Luar Biasa (KLB) kubu Moeldoko hingga masih berlanjut.
Meski begitu, hal yang terjadi itu tak berpengaruh banyak kepada DPD Demokrat Riau.
Ketua Demokrat Riau, Asri Auzar mengungkapkan bahwa pihaknya masih solid mendukung AHY dan menjalankan perintahnya lewat DPP.
"Hal-hal terkait Partai Demokrat tentu berpengaruh, tapi sebagai partai yang independen, solid, dan besar kami tak memikirkan itu. Terpenting konsolidasi kami jalan, perintah kongres kami jalankan," ujar Asri kepada Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Jumat (8/10/2021).
Saat disinggung soal adanya beberapa pengurus DPC asal Riauke Deli Serdang ikuti KLB, ia mengatakan hal ini adalah hak masing-masing.
Asri Auzar menyebut tak pernah ada intervensi satu sama lain.
"Itu adalah pilihan, kawan-kawan saya yang memilih kesana ada, kami berjuang disini juga ada. Sama-sama menjaga hati saja," ujarnya.
Lebih lanjut, terkait upaya begal politik tersebut, Asri meyakini keabsahan Demokrat versi AHY sudah jelas dengan ditolaknya KLB tersebut.
Meski saat ini Kubu Moeldoko masih mencoba melakukan banding, ia yakin Demokrat versi AHY takkan tergoyahkan.
"Kalau di pemerintahan yang diakui itu Demokrat versi AHY, mereka sudah ditolak. Saat ini sedang di pengadilan, kita doakan semuanya baik-baik saja," ujar Asri.
Untuk diketahui, saat ini kubu Moeldoko bersama kuasa hukumnya, Yusril Ihza Mahendra tengah mengajukan judicial review ke Mahkamah Agung.
Judicial Review dimaksud meliputi pengujian formil dan materil terhadap Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/RT) Partai Demokrat Tahun 2020 yang telah disahkan Menkumham tanggal 18 Mei 2020.
Tag
Berita Terkait
-
Ikat Pinggang AHYdi Poster Jadi Pembahasan Warganet: Kearifan Lokal?
-
Edy Rahmayadi Soal Pimpin Demokrat Sumut: Masak Gubernur Jadi Ketua
-
Pemerintah Tolak Kepengurusan Kubu Moeldoko, Demokrat Riau: Alhamdulillah
-
Ketahuan Dukung Moeldoko, 10 Kader Demokrat Riau Dipecat AHY
-
Buntut KLB, Demokrat Riau Bikin Maklumat Terkait Penggunaan Atribut
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
KPK Periksa 3 Orang Terkait Korupsi Pembangunan Flyover SKA Pekanbaru, Siapa?
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Pekanbaru, Selasa 24 Februari 2026
-
Petugas Kebersihan Kantor Gubernur Riau Dikabarkan Belum Gajian 2 Bulan
-
CEK FAKTA: Dana Rp100 T untuk Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Jadi PNS, Benarkah?
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Pekanbaru, Senin 23 Februari 2026