SuaraRiau.id - Polemik dualisme Partai Demokrat hingga kini masih bergulir. Tak hanya di pusat, demikian juga di sejumlah daerah termasuk Demokrat Riau.
Terkait hal tersebut, Ketua DPD Partai Demokrat Riau, Asri Auzar menegaskan siapapun kader dari Riau yang hadir di Kongres Luar Biasa atau KLB Demokrat telah melanggar Anggaran Rumah Tangga (ART).
"Di masalah ini tentunya apabila tidak ada mandat persetujuan dari DPD dan DPC masing-masing tentunya melanggar aturan Anggaran Dasar Rumah Tangga (ART)," ujar Asri Auzar dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Kamis (18/3/2021).
Lebih lanjut, ia juga menjelaskan bahwa setiap kader sudah membuat fakta integritas sebelum mengambil sumpah jabatan di partai sehingga konsekuensi penghianatan ini adalah pemecatan.
"Kami sebelum menerima jabatan membuat fakta integritas, harus setia kepada pemimpin yang memberikan mandat itu. fakta integritas itu kami teken semua, apabila tidak mengindahkan itu berarti tak mengindahkan kepempinan sekarang, otomatis mereka ini dikeluarkan, dipecat!" kata Asri Auzar.
Mantan Wakil Ketua DPRD Riau ini menjelaskan sejauh ini sudah 10 nama yang diketahui mendukung KLB Demokrat dan mendukung Moeldoko.
"Sebelumnya saya sampaikan dua ketua DPC yang dipecat sebelum kongres. ada dua sekretaris DPC dan ada enam anggota DPD yang ikut di Sibolangit," jelasnya.
Terkait nama-nama tersebut, Asri enggan mengungkapkannya ke publik.
"Ada, nanti saya sampaikan belakangan. tidak elok dan tidak etis saya sampaikan di sini," ujarnya.
Terkait pemecatan tersebut, Asri menekankan bahwa yang memecat bukan lah Ketua DPC maupun dirinya selaku ketua DPD melainkan Ketua Umum DPP Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono.
"Insya Allah semuanya dikeluarkan dari kepengurusan partai Demokrat yang dipimpin AHY. Tentunya yang memecat bukan Asri Auzar tetapi DPP," terang Asri.
Seperti yang diketahui, pada KLB Partai Demokrat di Deli Serdang menyatakan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menjadi Ketua Umum Demokrat, sementara Marzuki Alie dipilih menjadi Ketua Dewan Pembina Partai berlambang mercy tersebut
Berita Terkait
-
Kubu KLB: Poster Abal-abal, Mirip Cara SBY-AHY Diskreditkan Pak Moeldoko
-
Anak Buah AHY Panggil Loyalis Moeldoko, Jhoni Allen Dokter Hewan
-
Beredar Poster Deklarasi Puan Maharani-Moeldoko Jadi Capres-Cawapres 2024
-
Curhat Terbaru SBY Setelah Moeldoko Kudeta Demokrat, Dilukai Sahabat
-
Bulat Dukung AHY, Demokrat se-Riau Datangi Kanwil Kemenkumham
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Ombudsman Tinjau Langsung Fasilitas dan Pelayanan di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Siak
-
Investasi ORI030 di BRI, Nikmati Kupon Tetap Hingga 7,00% per Tahun
-
Tentang Tiongkok, Sosialisme yang Mengabdi kepada Rakyat
-
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
-
Seret Kemenhut, KPK Dalami Dugaan Alih Fungsi Hutan Lindung Bupati Kuansing