SuaraRiau.id - Penerapan PPKM di Riau kian waktu kian turun level. Setelah mengikuti PPKM bersama daerah lain di Indonesia sejak Juli, Riau berhasil menurunkan level pembatasan aktivitas warga.
PPKM di Bumi Lancang Kuning saat ini berada di posisi Level 2. Keberhasilan tersebut tak lepas dari kerjasama pemerintah daerah, aparat penegak hukum dan masyarakat.
Di antaranya menjaga kedisplinan protokol kesehatan (prokes), program vaksinasi juga mendorong warga mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity.
Kadiskes Riau, Mimi Yuliani Nazir mengajak semua untuk tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan agar level PPKM bisa turun lagi.
“Riau sekarang sudah berada di level 2, setelah dua minggu menjalankan aturan PPKM level 3, dan turun ke level 2. Sekarang tugas kita bagaimana mempertahankan level ini, dan menurunkan ke level 1," ujar dia.
"Bagaimana caranya tentu dengan tetap mendisiplinkan dan mematuhi protokol kesehatan. Selalu memakai masker, tetap menjaga jarak dan membiasakan hidup bersih dengan selalu mencuci tangan,” sambung Mimi, Selasa (21/9/2021).
Menyinggung soal vaksin, kata Mimi, Pemprov Riau juga mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Forkopimda, dalam menggesa pencapaian vaksin bagi 70 persen masyarakat Riau.
“Untuk vaksinasi juga digesa dengan semakin antusiasnya masyarakat untuk divaksin. Namun, tetap ada pengawasan terhadap protokol kesehatan, walaupun sudah vaksin tetap disiplin prokes. Pemprov juga terus berusaha untuk meminta bantuan penambahan vaksin dari Pemerintah pusat melalui Kementrian Kesehatan,” terang Mimi.
Berita Terkait
-
Innalillahi, Tokoh Sakai Riau Mohammad Yatim Meninggal Dunia
-
Terlilit Pinjaman Online, Teller Bank di Riau Nekat Kuras Duit Nasabah Rp 1,2 M
-
Ngaku Perwira Polisi, Pemulung di Riau Tipu Janda-Wanita Bersuami Ratusan Juta
-
Komersilkan Rapid Tes Bantuan Pemerintah, Kadiskes di Riau Ditangkap
-
Gubernur Riau Beri Bonus Rp 1 Miliar Untuk Leani Ratri
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Penyelundupan Sabu 2 Kg dari Aceh ke Jakarta Gagal di Bandara Pekanbaru
-
Napi Lapas Pekanbaru Belum Ditemukan, Kabur saat Ambil Obat di Apotek
-
96 Anak di Pekanbaru Jadi Korban Kekerasan Sepanjang Januari-Juni 2026
-
76 Ketua RT dan RW di Pekanbaru Resmi Dilantik, Bakal Ikuti Retret
-
BK DPRD Masih Periksa 2 Kader Golkar Riau Terkait Kerusuhan di Gedung Dewan