SuaraRiau.id - Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Kepulauan Meranti, MH ditetapkan tersangka kasus dugaan penyelewengan ribuan alat rapid tes. Ia ditahan di Mapolda Riau.
Kadiskes MH disebut menggelapkan 3.000 alat rapid tes antigen alokasi dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Pekanbaru.
“Pelaku melakukan penggelapan terhadap barang negara untuk kepentingan pribadi yang merugikan negara dan masyarakat. Kita dapatkan fakta bahwa bantuan alat rapid test dari KKP Kelas II telah diselewengkan,” ungkap Kapolda Riau, Irjen Agung Setia Imam Efendi dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Senin (20/9/2021).
Kapolda Agung mengungkapkan bahwa tersangka MH tidak mendistribusikan alat rapid tes kepada masyarakat untuk pribadi.
“3.000 alat rapid antigen yang diterimanya, ia komersilkan kepada masyarakat. Karena itulah hibah yang diberikan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Meranti telah ia salahgunakan,” ujar Irjen Agung.
Sementara itu, Dirreskrimsus Polda Riau, Kombes Ferry Irawan mengatakan, pelaku menjual alat rapid test antigen kepada masyarakat seharga Rp 150 ribu.
“Dijual Rp 150 ribu, yang pasti dia jelas sudah melalukan manipulasi data. Kerugian negara perlu kita hitung, keuntungannya untuk kepenetingan pribadi,” tutur Kombes Ferry.
Berita Terkait
-
Kepala Dinas Kesehatan Meranti Ditahan Terkait Dugaan Korupsi Swab Antigen
-
Polda Riau Bongkar Penyelundupan Sabu Malaysia dalam Kaleng Biskuit
-
Bupati Meranti Resmi Laporkan Akun Medsos, Unggahannya Singgung Banser
-
Jika Ada Pejabat Meranti ke Tempat Hiburan, Bupati: Jam Itu Juga Saya Bantai
-
Harga Tes Rapid Antigen Paling Mahal Rp 99 Ribu dan 4 Berita Kesehatan Menarik Lainnya
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
PNM Raih Indonesia Most Trusted Companies, Bukti Patuh Tata Kelola Hulu ke Hilir
-
23 Juta Nasabah Terlayani, Dampak Bagi Keluarga Prasejahtera Semakin Nyata
-
Melihat Lebih Dekat Teknologi Pembakaran Sampah Jadi Listrik di Tiongkok
-
Belajar Bisnis Media di Chongqing, Bantu Branding Daerah lewat Influencer
-
Membuka Jalan untuk Difabel, PNM Hadirkan Pelatihan Vokasi Menuju Kemandirian