Tradisi pengobatan Dikei masyarakat Sakai secara resmi juga disahkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Nasional 2019 dari Provinsi Riau bersama 5 budaya tak benda lainnya yang juga disahkan di waktu yang sama.
Tradisi ini dinilai memenuhi syarat untuk disahkan karena beberapa aspek, di antaranya, mewakili identitas kelompok tertentu di Riau yakni suku Sakai. Kemudian mendesak untuk dilestarikan dan terancam punah, lalu unik dan memiliki beberapa aspek untuk kehidupan suku terkait dan merupakan tradisi kehidupan yang dilakukan oleh suku Sakai di Riau.
Pengelompokkan Sakai
Orang Sakai, sebagian besar saat ini tinggal di wilayah Kabupaten Bengkalis. Mereka terdiri dari beberapa kelompok masyarakat atau perbathinan yang menjadi wilayah kekuasaan adat. Dari setiap perbathinan, ada seorang bathin atau kepala suku yang dipercaya mengurusi soal tata wilayah hingga norma-norma.
Lazimnya, seorang bathin merupakan keturunan dari bathin-bathin yang terdahulu. Bisa anak, ataupun kemenakan. Mohamad Agar Kalipke sendiri, merupakan salah satu bathin yang meneruskan estafet kepemimpinan ayahnya di wilayah perbathinan Tengonung atau Tengganau. Ia didapuk memimpin wilayah adat itu sejak Februari 2021, atau hampir genap dua tahun setelah kepulangannya dari Negeri Panzer.
Sambil memperlihatkan beberapa rempah yang berasal dari hutan tadi, Agar menjelaskan bahwa kelompok perbathinan Sakai ada 13 dan tersebar di beberapa wilayah.
Perbathinan itu dikelompokkan menjadi dua, yaitu bathin nan limo atau perbathinan lima dan bathin nan lapan (bathin solapan) atau perbathinan delapan.
"Bathin nan limo itu di antaranya Bathin Tengganau, Penaso, Minas, Singo Majo, dan Tio Pati. Nah, Bathin nan lapan yaitu ada Pucuk Bathin Semunai, Sutan Betuah, Bathin Betuah, Beromban Petani, Bumbung dan Bathin Beringin," ungkapnya.
Wilayah perbathinan suku Sakai ini, membentang dari Minas Kabupaten Siak hingga ke perbatasan Kabupaten Bengkalis dengan Dumai. Sakai sendiri, masih ada hubungan kekerabatannya dengan Kesultanan Siak dahulu.
Adapun tugas-tugas Bathin sebagai pemangku wilayah adat, yaitu menjaga tradisi, adat, batasan wilayah, sosial masyarakatnya hingga menjadi hakim yang mengurusi soal hukum adat.
Dalam menjalankan tata kelola wilayah adat perbathinan Sakai itu, biasanya seorang bathin akan dibantu oleh tungkek atau wakil bathin, kemudian monti atau penasehat, antat-antat hingga uak saoh atau dalam istilah yaitu yang membantu seorang bathin menyiarkan kabar ke rakyat.
Berita Terkait
-
Menjaga Kelestarian Hutan Adat: Upaya Masyarakat Kampung Friwen dalam Pemanfaatan Berkelanjutan
-
Bulog Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Pemkab Bengkalis, Bukti Komitmen Ketersediaan dan Keterjangkauan Komoditi
-
Fantastis! Uang Rampasan Korupsi Proyek Jalan di Bengkalis Rp37,4 Miliar, KPK Setor ke Kas Negara
-
Youtuber Australia Dibully Habis-habisan usai Ejek Rempah-rempah di Makanan India Sebagai Kotoran
-
Setop Kasus Suap Surya Darmadi, KPK Ungkap Alasannya!
Terpopuler
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Lisa Mariana Pamer Foto Lawas di Kolam Renang, Diduga Beri Kode Pernah Dekat dengan Hotman Paris
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Chat Istri Ridwan Kamil kepada Imam Masjid Raya Al Jabbar: Kami Kuat..
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Sambut Arus Balik, Posko Mudik BUMN PNM di Balikpapan dan Padang Siap Layani Pemudik
-
Wali Kota Pekanbaru Segera Perbaiki Jalan Lobak Delima yang Amblas
-
Harga Tiket Pesawat Jakarta-Pekanbaru Normal di Momen Arus Balik Lebaran
-
Jumlah Kendaraan Lintasi Jalan Tol Riau Melonjak Drastis
-
Arus Balik Lebaran, Harga Tiket Pesawat Pekanbaru-Jakarta Naik Gila-gilaan