SuaraRiau.id - Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024 masih terbilang lama, namun sejumlah tokoh politik sudah memunculkan diri digadang-gadangkan menjadi calon presiden (capres).
Sejumlah nama pun muncul, termasuk sosok menteri pertahanan yang juga pernah menjadi lawan Jokowi pada Pilpres lalu yaitu Prabowo Subianto.
Pengamat Politik, Fernando EMaS mengungkapkan bahwa sebaiknya Ketua Umum Partai Gerindra tersebut tak ikut menjadi capres pada Pilpres nanti.
Fernando mengungkapkan bahwa peluang Prabowo untuk menang kecil sehingga justru akan memperpanjang daftar kekalahannya.
Prabowo diketahui telah gagal dua kali berturut-turut dalam Pilpres sebelumnya saat menghadapi Joko Widodo.
Tapi kini, Prabowo justru telah bergabung dalam Pemerintahan Jokowi dan memegang jabatan sebagai Menteri Pertahanan.
Namanya pun masih menjadi salah satu tokoh yang diperbincangkan bakal kembali maju di Pilpres 2024 dari lembaga survei yang menempatkan namanya di peringkat atas.
Meskipun begitu, Fernando menilai elektabilitas itu tidak menjamin Prabowo bisa memenangkan Pilpres.
Pasalnya, ia juga menilai bahwa Prabowo Subianto sudah ditinggal oleh para pendukungnya.
“Prabowo juga tidak bisa berharap mendapatkan suara dari sukarelawan Jokowi meski sekarang sudah berada di dalam pemerintahan,” ujar Fernando seperti disitat dari Terkini.id--jaringan Suara.com, Senin (23/8/2021).
Fernando menyarankan Prabowo tidak usah memaksakan diri untuk kembali berlaga di Pilpres mendatang. Ia justru menyarankan Prabowo bermain di belakang layar dengan menjadi King Maker.
“Daripada memperpanjang daftar kekalahan, sebaiknya Prabowo jadi King Maker,” katanya.
Dengan begitu, kata Fernando, Prabowo bisa meramu siapa tokoh bangsa yang selanjutnya layak menjadi presiden.
“Memiliki pengalaman mengikuti capres maupun cawapres, kemampuan Prabowo tentu tak diragukan lagi,” terangnya.
Berita Terkait
-
PPKM Disetop Hari Ini? Ini Kisi-kisi dan Arahan Presiden Jokowi
-
Beredar Kabar Megawati Marah Saat Jokowi Lepas Baju PDIP, Begini Faktanya
-
Warga Samarinda Ini Siapkan Air Mineral Gratis Untuk Presiden Jokowi, Baiknya Heh!
-
Isu FPI Jadi Parpol Jelang Pilpres 2024, Begini Penjelasan Pengamat
-
Resmikan Tol Kelapa Gading-Pulo Gebang, Ini yang Dimau Jokowi
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Kronologi Belasan Gajah Liar Robohkan Dinding Mess PT Arara Abadi di Siak
-
Pekanbaru Raup Untung Rp349 Miliar dari Opsen Pajak Kendaraan
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Pekanbaru, Minggu 22 Februari 2026
-
Kronologi Istri Polisi di Pekanbaru Jadi Tersangka Kasus Penipuan Miliaran
-
Karhutla Riau: 1.041 Hektare Lahan Terbakar Sejak 2026, Pelalawan Terluas