Tentu yang sangat penting, kata Nicke, pihaknya telah mendapat anggota baru dari PT CPI yang bergabung ke PT PHR, sebanyak 2600 orang pekerja untuk meneruskan pengelolaan Blok Rokan.
Menurut Nicke, wilayah Blok Rokan memiliki potensi untuk menunjang produksi migas nasional, proses ini tak akan berjalan lancar jika tanpa dukungan dari semua pihak. Ia pun berpesan kepada karyawan Pertamina agar lebih giat lagi dalam bekerja.
"Mari kita teruskan perjuangan ini, demi Indonesia. Semoga kerjasama dan silaturahmi akan berlanjut hingga masa akan datang, kami yakin dengan sinergi dan kolaborasi akan lebih baik demi ketahanan energi bagi negeri kita tercinta ini," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala SKK Migas, Dwi Sucipto mengapresiasi keberadaan PT CPI yang telah berkontribusi dalam bidang migas selama ini. Ia turut mengucapkan selamat datang PT PHR dalam pengelolaan blok Rokan.
"Sejarah perminyakan Indonesia tak lepas dari Chevron, jajak pengelolaan WK Rokan ini. Penemuan lapangan Duri dan Minas merupakan awal pengelolaan blok Rokan. Ke depan mari bersama bergandeng tangan dan bersinergi untuk mencapai target nasional 1 juta barel perhari," tuturnya.
Kado HUT Riau ke-64
Sementara itu, Gubernur Riau Syamsuar mengaku bersyukur atas alih kelola Blok Rokan. Ia menyebut bahwa ini merupakan sebuah kado bagi masyarakat Riau.
"Malam ini merupakan malam spesial bagi masyarakat Riau, karena masyarakat Riau akan melaksanakan HUT Riau ke 64. Hampir mendekati 1 abad, kurang lebih 3 tahun genap 100 tahun PT CPI di Riau, selama kurun waktu itu banyak yang perlu diurai dan diungkap, bahwa CPI telah banyak berkontribusi bagi Provinsi Riau," kata Syamsuar.
Ia bercerita, bahwa izin dari konsesi eksplorasi minyak di Riau pertama kali diizinkan oleh Sultan Syarif Kasim pada masa Kesultanan Siak dahulu kepada perusahaan minyak NPPM tahun 1944.
"Keputusan sultan dahulu merupakan mulia untuk kesejahteraan masyarakat Riau," tuturnya.
Bahkan, kata Syamsuar, seiring berjalan waktu, minyak Riau dari ladang minyak Minas diakui terbaik dunia.
Syamsuar menjelaskan, selama kurun waktu tersebut, Chevron telah memberi banyak kontribusi. Seperti membangun fasilitas jembatan Leighton, Jalan Pekanbaru, Jembatan Siak di Pekanbaru, pelabuhan Dumai, gedung olahraga GOR Tribuana dan lain-lain.
Kemudian di bidang ekonomi, juga dibentuk local busines development (LBD), dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, begitu pula pendidikan dan kesehatan.
"Jadi kami harap juga ke Pertamina agar program LBD tersebut dilanjutkan, ini pesan masyarakat," ujarnya.
Syamsuar mengungkapkan, bahwa semua tentang Chevron itu dianggap sebagai bentuk kepedulian dan komitmen membangun Riau.
"Untuk itu pada malam ini, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada CPI dan manajemen dan karyawan, atas kerja keras selama ini. Kepada Pertamina dan jajaran, selamat datang di Riau," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Nyaris Seabad di Riau, Chevron Resmi Pamit Tinggalkan Blok Rokan
-
Resmi! Pertamina Ambil Alih Tambang Minyak dan Gas Bumi Blok Rokan dari Chevron
-
Kota Pekanbaru Perketat PPKM, Ini Permintaan Syamsuar untuk Daerah Lain
-
LAM Riau soal Pengelolaan Blok Rokan: 99 Tahun Kita Menanti
-
Pertamina Siap-siap Ambil Alih Pengelolaan Blok Rokan
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Bocah Siak Meninggal Dianiaya Ibu Tiri Gara-gara Kelamaan Main di Rumah Tetangga
-
Pembayaran Pajak Kendaraan Tanpa KTP Resmi Berlaku di Riau
-
Dianiaya Ibu Tiri Berkali-kali, Bocah 6 Tahun di Siak Akhirnya Meninggal
-
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Sejumlah Lokasi, Jual Minyakita Rp15.500
-
Dana Rp62 Miliar Dikucurkan untuk Program Beasiswa Mahasiswa di Riau