SuaraRiau.id - Pesan berisi proposal penawaran bantuan yang mengatasnamakan Gubernur Riau Syamsuar diterima sejumlah pengurus masjid.
Salah satu yang menerima pesan penipuan WhatsApp (WA) tersebut adalah pengurus Masjid Al Falah Darul Muttaqin, Jalan Sumatera Pekanbaru.
Pengurus bernama Toni mengatakan, bahwa ia telah menerima pesan tersebut dari seseorang yang mengaku menjalankan amanah Gubernur Riau.
Ia mengungkapkan bahwa isi pesan WhatsApp itu menyatakan hendak menyalurkan bantuan dari Gubernur Riau (Gubri).
"Iya Kamis siang ada seseorang ingin menyampaikan amanah dari Gubernur Riau, bapak Syamsuar untuk menyalurkan donasi atau sedekah pak Gubri ke Masjid Al Falah Darul Muttaqin dan Asrama Yatim Piatu Al Amin. Dan meminta kesediaan Pengurus Masjid untuk menerima membantu melangsungkan sesuai amanah beliau ," kata Toni, Kamis (8/7/2021).
Lebih lanjut, Toni mengungkapkan bahwa kalau ia tidak langsung mudah percaya dengan orang yang meminta proposal itu.
Toni lalu memastikan kebenarannya dengan menghubungi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Riau, Chairul Riski untuk mengklarifikasi hal tersebut.
"Saya sudah menanyakan langsung masalah ini kepada Kepala Diskominfotik Riau, Pak Riski, kalau informasi ini tak benar atau hoaks," beber Toni.
Sementara itu, Kepala Diskominfotik Riau, Chairul Riski menjelaskan, bahwa informasi proposal bantuan masjid yang dikirimkan atas nama Gubernur Riau kepada pengurus masjid Al Falah Darul Muttaqin Pekanbaru itu tidak benar.
"Itu informasi hoax, tidak benar Gubernur Riau meminta proposal untuk bantuan masjid Al Falah," kata Riski.
Riski mengingatkan, kepada pengurus masjid di Riau agar selalu berhati-hati jika ada yang menawarkan bantuan mengatasnamakan Gubernur Riau.
"Jangan mudah langsung percaya. Untuk bantuan masjid, pengurus masjid bisa berkoordinasi dengan Biro Kesejahteraan Rakyat Sekdaprov Riau," jelas dia.
Berita Terkait
-
Syamsuar Kumpulkan Pengusaha Farmasi, Pastikan Stok Obat di Riau
-
Ramai soal Virus Corona Varian Delta, Begini Penjelasan Gubernur Riau
-
Awas! Pengguna WhatsApp Terancam Diblokir, Ini Ketentuannya
-
Pekanbaru Perketat PPKM Mikro, Inilah Aktivitas Warga yang Dibatasi
-
Cara Mengembalikan Akun Facebook, Instagram, dan WhatsApp yang Kena Retas
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- Wapres RI Mundur Saat Ekonomi Bergejolak, Hubungan Dengan Presiden Memburuk
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda
- Rudal Houthi Ancam Piala Asia 2027 di Arab Saudi: AFC Bungkam, Jepang Resmi Mundur dari Turnamen
Pilihan
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
Terkini
-
Realisasikan Ekonomi Kerakyatan, BRI Perkuat Koperasi Desa Merah Putih dan Hadirkan BRILink Agen
-
Riau Kembali Gelar Pemutihan Denda Pajak Kendaraan, Berlaku hingga 30 November
-
Pemkab Meranti Perpanjang Belajar Daring Imbas Kabut Asap Belum Reda
-
Pemprov Riau Diminta Ambil Langkah Nyata Terkait Dampak Kabut Asap Karhutla
-
Polda Riau Lanjutkan Kasus Jual Beli Lahan Kawasan Hutan Rokan Hilir