SuaraRiau.id - Pemerintah pusat bakal menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat mulai besok 3 Juli hingga 20 Juli mendatang. PPKM Darurat berlaku di sejumlah wilayah Jawa dan Bali.
Menyikapi itu, Gubernur Riau Syamsuar meminta kepada masyarakat Riau agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Meski PPKM Darurat tak dilakukan di provinsi berjuluk Bumi Lancang Kuning itu.
Diketahui, tren kasus Covid-19 di Riau saat ini cenderung menurun, akan tetapi warga diminta untuk tidak abai dalam menjalankan protokol kesehatan.
"Masyarakat kami ingatkan agar tetap patuh terhadap protokol kesehatan, jangan abai, jangan cuai. Jangan anggap di jawa tinggi, kita rendah terus kita abai, tidak boleh, masyarakat harus patuh terhadap protokol kesehatan," kata Syamsuar, Kamis (1/7/2021).
Menyikapi lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi di Pulau Jawa, Syamsuar mengingatkan agar masyarakat dan pejabat di Riau tak melakukan perjalanan ke Pulau Jawa jika tidak ada urusan yang mendesak dan penting.
Tak hanya itu, Pemprov Riau juga sudah menyurati pengelola bandara SSK II Pekanbaru agar melakukan pemeriksaan terhadap orang yang baru datang dari Pulau Jawa. Sehingga saat mereka terdeteksi terpapar Covid-19 bisa langsung dilakukan isolasi.
"Swab antigen bagi pendatang yang tiba dari pulau jawa sudah dilakukan di bandara dan banyak yang ketemu (positif Covid-19)," ungkap dia.
Menyinggung soal PPKM Darurat yang diterapkan di 44 kabupaten dan 6 provinsi di Indonesia, Syamsuar menegaskan, Riau tidak termasuk daerah yang menerapkan.
Sehingga, kata dia, PPKM tetap dilaksanakan di Riau namun PPKM mikro seperti yang sebelumnya diterapkan di zona merah dan orange.
"PPKM tetap kita jalankan terutama di zona merah, tapi bukan PPKM darurat, itu di jawa," terang mantan Bupati Siak itu.
Berita Terkait
-
PPKM Darurat Jawa-Bali, Menko Luhut: Bansos Akan Digulirkan Lagi
-
PPKM Darurat Jawa Bali: Warga Kabupaten Tangerang Kena Sanksi Jika Langgar Prokes
-
PPKM Darurat Berlaku Mulai 3 Juli, Gubernur Syamsuar Bilang Begini
-
Syamsuar Lantik Bupati Kuansing Hari Ini, Bisa Dilihat secara Virtual
-
Heboh Bupati Meranti Buat Kerumunan, Begini Respons Syamsuar
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Digerebek Polisi, MP Club Pekanbaru Diduga Jadi Sarang Peredaran Narkoba
-
Operasi Gabungan, 60 Tamu MP Club Pekanbaru Dinyatakan Positif Narkoba
-
Komjen Herry Akhiri Green Policing, Irjen Arman Sebut Program Pendahulu Jadi Fondasi
-
Kualitas Udara Membaik, Anak-anak di Pekanbaru Kembali ke Sekolah
-
PSPS Pekanbaru Hajar PSMS Medan 2-1, Detik Terakhir Jadi Penentu