SuaraRiau.id - Sekelompok massa yang mengatasnamakan Pemuda dan Mahasiswa Peduli Demokrat Riau menggelar aksi unjuk rasa di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta.
Mereka mendesak KPK menuntaskan dugaan korupsi alat kesehatan (alkes) di Kabupaten Kampar yang diduga melibatkan Wakil Ketua DPRD Riau, Agung Nugroho.
Merespons hal itu, Agung pun menjawab santai. Ia menyerahkan agar proses hukum berjalan dengan baik.
Menurut Agung, ia sedang fokus pada rencana bertarung di Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada 2024.
"Biarkan (proses hukum) berjalan dengan baik karena mau maju 2024," katanya singkat dilansir dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Kamis (24/6/2021).
Untuk diketahui, pada tahun 2024 akan ada pemilihan kepala daerah, legislatif dan presiden serta wakil presiden.
Nama Agung Nugroho digadang-gadangkan akan ikut bertarung dalam pemilihan Wali Kota Pekanbaru.
Agung Nugroho diisukan akan 'meminang' Anggota Komisi V DPRD Riau, Ade Hartati untuk menjadi pasangannya pada Pilkada 2024 nanti.
Terkait dugaan korupsi ini sendiri, sejumlah perwakilan massa yang menamakan diri Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Peduli Demokrat Riau, Jumat 19 Juni 2021 menggelar aksi unjuk rasa di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta.
Dalam aksinya massa yang datang membawa spanduk berisikan foto Agung Nugroho itu, mendesak pimpinan KPK untuk segera menuntaskan dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan yang terjadi di Provinsi Riau.
Dugaan korupsi ini mencuat pada pengadaan alat kesehatan di Kabupaten Kampar tahun anggaran 2019-2020 yang disebut-sebut melibatkan Wakil Ketua DPRD Riau, Agung Nugroho.
Berita Terkait
-
Terpapar Covid-19, 36 Pegawai KPK Jalani Isolasi Mandiri
-
Diperiksa Kasus TWK KPK Hari Ini, BIN dan BAIS Belum Nongol di Komnas HAM
-
Anggota DPRD Riau Dukung Bupati Kuansing Laporkan Dugaan Pemerasan Kajari
-
Sah! Yulisman dan Agung Nugroho Resmi Jadi Pimpinan DPRD Riau
-
Sempat Ditunda, Dua Pimpinan DPRD Riau Dilantik Besok
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
Terkini
-
Siswa di Kuansing Belajar dari Rumah Dampak Parahnya Kabut Asap Karhutla
-
Kualitas Udara Buruk, Pekanbaru Resmi Berstatus Tanggap Darurat Bencana Karhutla
-
Perkuat Koperasi, Gerakkan Ekonomi Rakyat, Dirut BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka
-
Kabut Asap: Kasus ISPA Riau Tembus 1.960, Pekanbaru dan Pelalawan Tertinggi
-
Stafsus Menhut Raja Juli Mangkir dari Pemeriksaan, KPK Ungkap Alasannya