SuaraRiau.id - Seorang pria berinisial PS (30) di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tega menghabisi nyawa seorang wanita paruh baya berusia 51 tahun gara-gara persoalan jual beli kelapa sawit.
Korbannya adalah Sartini yang merupakan ibu rumah tangga (IRT).
Kasus pembunuhan wanita tersebut dipicu karena pelaku PS merasa sakit hati karena sering dihina korban terkait buah sawit yang dijualnya. Karena sakit hati itulah dia tega membunuh dan menelanjangi wanita paruh baya tersebut.
Kepala Satuan Reskrim Polres Inhil AKP Indra Lamhot Sihombing menjelaskan, kasus pembunuhan ini berawal pada 27 Maret 2021 sekitar pukul 09.00 WIB saat anak korban bernama Arti Dwi Cahyati melihat ibunya ke luar rumah sambil membawa timbangan buah sawit.
Rumah mereka itu berada di Desa Bayas Jaya, Kecamatan Kempas, Inhil. Korban sehari-hari sering membantu suaminya membeli buah sawit dari warga.
Namun setelah ibunya pergi itu, anaknya tidak lagi melihat ibunya hingga dinyatakan meninggal dunia. Rupanya korban bertemu dengan pelaku tersebut.
Dari keterangan PS, korban kembali mempertanyakan buah sawit korban yang dinilai tidak bagus. Pelaku pun akhirnya melampiaskan apa yang sudah dipendam di hatinya selama ini.
Tidak butuh lama, petugas berhasil menangkap siapa pelaku pembunuhan terhadap korbannya bernama Sartini usia 51 tahun tersebut.
"Tersangka telah ditangkap pada Sabtu 27 Maret 2021 sekitar pukul 23.00 WIB dari tempat persembunyiannya dan diamankan ke kantor polisi," kata Indra Lamhot Sihombing, Senin (29/3/2021).
Aksi kejahatan yang dilakukan pelaku tersebut dilakukan di jalan yang tempatnya cukup sepi. Indra mengungkapkan, saat itu pelaku langsung mendorong sepeda motor korban ke dalam parit.
Setelah itu pelaku membenamkan kepala korban sampai tidak bernafas lagi. Selanjutnya korban diseret sejauh sekitar 15 meter dari tepi parit, kemudian pelaku membuka pakaian korban.
"Motif menelanjangi ingin membuat korban malu. Pelaku mengaku sakit hati karena korban mengucapkan brondolan sawit yang dijual pelaku banyak yang sudah busuk," jelasnya.
Pihak keluarga saat itu sempat kehilangan korban dan upaya pencarian juga dilakukan dengan maksimal. Korban diketahui keberadaannya setelah warga menemukan sepeda motornya yang tak jauh dari parit tersebut .
Pada saat ditemukan korban sudah tidak bernyawa lagi. Polisi yang mendapat laporan tersebut berhasil mengamankan pelaku dalam waktu kurang dari 1x24 jam.
"Tersangka dijerat dengan Pasal 340 Sub 338 dan atau 351 ayat (3) KUHPidana tentang pembunuhan berencana dan penganiayaan sehingga menyebabkan korban meninggal," tuturnya.
Berita Terkait
-
Hujan Lebat Bakal Guyur Sebagian Besar Wilayah Indonesia, Termasuk Riau
-
Karhutla Riau: Sudah 21,4 Hektare Lahan Terbakar di Pekanbaru
-
Lama Menghilang, Begini Kondisi Putri Pariwisata Indonesia Sandi Matahati
-
Pria di Riau Nekat Cetak Uang Sendiri, Ngaku Demi Biayai Persalinan Istri
-
Pria Inhil Palsukan Rp 100 Ribuan, Di-print lalu Dibelanjakan ke Warung
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei
-
Bakar Hutan untuk Lahan Kebun Sawit, Warga di Bengkalis Jadi Tersangka
-
3.028 Warga Pekanbaru Terjangkit ISPA Akibat Kabut Asap Karhutla
-
Karhutla Siak Capai 273 Hektare, Keterbatasan Anggaran Jadi Tantangan
-
BRI Perkuat Layanan Global Lewat Inovasi BRImo Taiwan