SuaraRiau.id - Pelaku penipuan modus investasi, FS ditangkap jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu) bebebapa waktu lalu. Kedok arisan bodong di Riau tersebut terungkap salah seorang korbannya melaporkan ke polisi.
Dalam kasus investasi bodong ini jumlah korban mencapai 24.382 orang. Korbannya tak hanya warga Indragiri Hulu tapi tersebar di sejumlah kabupaten di Riau.
Dalam aksinya, pelaku penipuan dan penggelapan di Inhu tersebut dibantu 31 orang untuk memikat ribuan calon nasabah agar mau berinvestasi kepadanya.
Kapolres Indragiri Hulu, AKBP Efrizal mengatakan, 31 orang berperan sebagai ketua kelompok untuk mencari nasabah yang mau menginvestasikan uang kepadanya.
“Kemudian FS dibantu oleh 31 orang sebagai ketua kelompok untuk merekrut masyarakat yang mau berinvestasi, kemudian dari masing-masing ketua kelompok ini merekrut nasabah, dan uang dari masyarakat tersebut di setor ke pelaku,” terangnya kepada Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Jumat (12/3/2021).
Pelaku FS diringkus setelah polisi mendapat laporan dari masyarakat adanya penipuan berkedok arisan, dengan total kerugian mencapai Rp 21 miliar.
AKBP Efrizal menambahkan, kerugian yang dialami masyarakat akibat investasi abal-abal pelaku FS cukup beragam.
“Kerugian yang dialami beragam, yang tertinggi ada Rp 1 miliar lebih dan banyak lagi,” tuturnya.
Dalam melancarkan aksinya, FS menjanjikan nasabahnya akan memperoleh keuntungan 200 persen hingga 500 persen dari uang yang diinvestasikan dalam jangka waktu 20 hari.
“Untuk lebih membuat masyarakat percaya, pelaku membuat berbagai program kegiatan, yaitu arisan sembako, arisan investasi uang, program arisan elektronik, arisan sepeda motor dan emas murni,” jelasnya.
Saat ini, kasus penipuan dan penggelapan yang merugikan ribuan orang ini masih diselidiki oleh aparat Polres Inhu.
Tag
Berita Terkait
-
Investasi Abal-abal Puluhan Miliar di Riau, Kebanyakan Korban Emak-emak
-
Kronologis Terbongkarnya Penipuan Rp 21 Miliar Modus Arisan di Riau
-
Geger 24 Ribu Warga Riau Ditipu Arisan Bodong, Kerugian Capai Rp 21 Miliar
-
Geger Pemancing Inhu Digigit Buaya, Ditemukan Hanya Tinggal Potongan Kaki
-
Oknum PNS Indragiri Hulu Ditangkap Gegara Jadi Pengedar Sabu
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Pekanbaru Resmi Tetapkan Siaga Darurat Karhutla hingga 30 November 2026
-
4 Rekomendasi Eyeliner Murah dan Bagus yang Tahan Lama Seharian
-
Jadi Pemasok, Bendahara PAN Pelalawan Ikut Pesta Narkoba Bareng Anak Bupati
-
Anak Pejabat Riau Positif Ganja gegara Hirup Asap di Toilet, Cuma Direhabilitasi
-
Anak Bupati di Riau dan Selebgram Jalani Rehabilitasi usai Ditangkap Pesta Narkoba