-
Perkenalan KKN berubah jadi obsesi berujung pada pembacokan mahasiswi UIN Suska.
-
Korban sempat menolak dan memblokir komunikasi pelaku.
-
Pelaku siapkan kapak sebelum lakukan pembacokan brutal.
SuaraRiau.id - Tragedi pembacokan mahasiswi di area kampus Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau mengungkap fakta mengejutkan lagi. Peristiwa berdarah itu terjadi saat korban hendak mengikuti ujian seminar proposal, Kamis (26/2/2026).
Pelaku Reyhan Mufazzar (22) yang juga mahasiswa UIN Suska menaruh hati kepada korban Farradhila (23) sejak mereka berkenalan saat Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Diketahui, pelaku dan korban satu kelompok saat menjalani program KKN. Dari perkenalan yang disebut berjalan wajar tersebut, hubungan keduanya perlahan berubah setelah pelaku diduga menyimpan rasa terhadap mahasiswi Jurusan Ilmu Hukum di UIN Suska Riau itu.
Rekan satu kelompok KKN mereka, Daffa, membeberkan awal mula kedekatan mereka. Ia menyebut interaksi keduanya bermula biasa saja, sebagaimana mahasiswa lain dalam satu kelompok.
"Setahu saya mereka kenalnya dari tempat KKN, karena memang satu kelompok. Pertama kali kenal ya dari situ," ujar Daffa, dikutip dari RiauOnline, Jumat (27/2/2026).
Menurut Daffa, Reyhan sempat menanyakan perihal korban di grup pertemanan. Kebetulan, korban memiliki hubungan pertemanan dengan keluarga Daffa.
"Dia pernah nanya di grup saya soal korban. Saya bilang kenal, karena dia teman satu magang saya juga. Setahu saya pelaku itu anak introvert," jelasnya.
Selama masa perkuliahan, korban dikenal ramah dan kerap mengajak teman-temannya makan bersama, khususnya sesama mahasiswa Ilmu Hukum.
"Kalau lagi makan atau kumpul, korban memang suka bilang ‘ayo ke sini’ atau ngingetin makan. Mungkin karena sama-sama anak Ilmu Hukum, jadi merasa satu circle," katanya.
Namun, perhatian yang dianggap wajar tersebut diduga dimaknai berbeda oleh pelaku.
"Mungkin karena pelaku tipenya introvert dan belum pernah dekat sama cewek sebelumnya, jadi ketika diperlakukan baik seperti itu, dia jadi baper," ungkap Daffa.
Korban, kata Daffa, sudah beberapa kali menegaskan bahwa hubungan mereka sebatas teman dan ia telah memiliki kekasih.
"Korban sudah bilang kalau dia sudah punya cowok. Dia bilang, ‘kita teman saja’. Tapi tetap saja si cowok ini kayak nggak terima," jelasnya.
Korban bahkan sempat memblokir komunikasi karena merasa tidak nyaman. "Kalau nggak salah, korban pernah sempat ngeblok. Karena si cowok bilang dia stres karena dihindari. Dia bilang, ‘kenapa sih harus menghindar, kita bisa temenan'," tutur Daffa menirukan percakapan yang ia ketahui.
Menurutnya, pendekatan pelaku dinilai sudah melampaui batas. "Kalau teman dalam konteks itu sudah nggak wajar, apalagi korban sudah punya cowok. Itu yang selalu dibilang korban, ‘aku sudah punya pacar, jangan ganggu’," katanya.
Berita Terkait
-
Selain Anak Bupati, Kasus Narkoba di Riau Juga Rupanya Menjerat Seorang Selebgram Berhijab
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
PB PMII Rombak Pengurus, Ahmad Syahrul Fadhil Resmi Jabat Sekjen Baru
-
Geger Sekeluarga Tewas di Tenda Kamping Temanggung, UGM Konfirmasi Satu Korban Mahasiswanya
-
BNN Bebaskan Anak Bupati yang Positif Ganja karena Cuma Terpapar, Netizen: Capek Dibodohi Terus
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Prakiraan Cuaca Hari Ini: Pekanbaru-Padang Berawan, Tanjungpinang Hujan Ringan
-
Gratis! Riau Kelana United Gelar Seleksi Terbuka Piala Soeratin Usia 13
-
5 Pekerja di Inhu Jadi Korban Penembakan dan Pembacokan Rombongan OTK
-
Heboh di Grup WA, Maling Kostum Pocong Resahkan Warga Rumbai Pekanbaru
-
Kebakaran Masih Membara, 11 Daerah di Riau Siaga Darurat Karhutla