SuaraRiau.id - Tanda tangan digunakan seseorang sebagai identitas dan sebagai salah satu syarat administrasi warga negara. Tanda tangan juga kadang punya makna tersendiri bagi pemiliknya.
Umumnya, tanda tangan dibuat sedikit rumit agar tidak bisa ditiru oleh orang lain, atau tidak bisa dipalsukan orang lain.
Namun, tidak demikian dengan tanda tangan milik warga Kabupaten Siak bernama Iwan (55). Pria yang tinggal di Kampung Selat Guntung Kecamatan Sabak Auh ini memiliki tanda tangan unik.
Tanda tangan Iwan sangat sederhana dan simple sekali karena berbentuk bulat dengan titik di tengahnya seperti "telur ceplok".
Kata Iwan Senso sapaan akrabnya, tak jarang tanda tangannya itu jadi bahan tertawa bagi orang lain saat dirinya mengurus sebuah dokumen.
"Pernah waktu itu saya mengurus paspor, mau berangkat ke Malaysia tempat adik. Saat diminta teken, petugas spontan tertawa karena bentuk tanda tangan saya seperti ini," kata Iwan Senso.
Bahkan, tambah Iwan Senso, petugas pernah meragukan keabsahan tanda tangannya, sampai-sampai ia harus menunjukkan KTP untuk membuktikan bahwa itu bentuk tanda tangannya.
Iwan Senso lahir di Desa Mengkirau, Kecamatan Merbau, Kabupaten Meranti. Namun dia sudah lama berdomisili di Kabupaten Siak sejak 30 tahun silam.
Nama Iwan digelar Senso oleh masyarakat di lingkungan tempat ia tinggal dikarenakan ia ahli dan sering memotong kayu-kayu di hutan dulunya. Bahkan acap kali ia ditawarkan jasa menyenso kayu oleh warga setempat.
"Nama Iwan di kampung ini kan banyak, jadi warga menambah gelar dibelakang namanya sesuai pekerjaannya. ada Iwan Las dia tukang las, Iwan Kedai karena dia punya warung, saya digelar Iwan Senso tukang senso kayu-kayu," kata dia menjelaskan perihal gelarnya sambil tertawa.
Iwan Senso mengaku tak memiliki ijazah pendidikan, pernah bersekolah SD di kampungnya tapi tidak tamat.
Kini dia berprofesi menjadi petani, ia menikahi wanita di Kampung Selat Guntung bernama Syamsiah (52) dan memiliki dua anak yang sudah menikah dan tinggal di rumah masing-masing.
Kontributor : Alfat Handri
Berita Terkait
-
Soal Asap Buangan Pabrik Kelapa Sawit di Siak, Ahli Lingkungan: Berbahaya
-
Duh Kasihan, Ular Piton Mati Terbakar Jadi Korban Karhutla di Siak
-
Limbah PDAM Siak Sudah Disedot dari Parit, Tapi Dibuang Lagi ke Kebun Sawit
-
Gegara Limbah PDAM Genangi Kebun Sawit, Warga Siak Merugi 6 Tahun
-
Fans Berat, Pria Ini Punya Tanda Tangan Unik Terinspirasi Avenged Sevenfold
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Anggota Polisi Biddokkes Polda Riau Bunuh Ibu Kandung, Pernah Dinas di Brimob
-
Sadisnya Anggota Polisi Riau, Habisi Nyawa Ibu Kandung di Siak
-
Geger di Siak, Wanita Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dengan Luka di Leher
-
DBH Merosot 57 Persen, Transfer Pusat ke Daerah Riau Turun
-
Mahasiswa Unri Desak Karhutla Jadi Bencana Nasional, Satgas PKH Dievaluasi