SuaraRiau.id - Empat orang kawanan perampok bersenjata berhasil diringkus. Para pelaku ditangkap tim opsnal Satuan Reskrim Polres Rokan Hulu (Rohul), pada Senin (1/3/2021).
Keempatnya diamankan usai melakukan aksi perampokan di Jalan Poros PT EMA, Desa Muara Jaya, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu.
Korbannya adalah seorang warga bernama Beny yang saat itu membawa uang sebesar Rp 80 juta. Dan uang itu langsung disikat oleh para pelaku saat melancarkan aksinya.
Setelah dirampok, Beny langsung mendatangi kantor polisi untuk melaporkan apa yang dia alami di jalan.
"Empat orang yang ditangkap itu berinisial SW (44), MN (38), RN (42)dan AS (42)," kata Humas Polres Rohul, IPDA Refly Harahap, Kamis (4/3/2021).
Dijelaskannya, dari laporan korban itu, Kasat Reskrim Polres Rohul AKP Rainly langsung melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus dua pelaku yang berinisial SW dan RN di hari yang sama, sekitar pukul 23.00 WIB.
Dari dua pelaku itu, dilakukan pengembangan dan dua pelaku mengaku kalau mereka beraksi dengan 4 orang lainnya. Pengejaran kembali dilakukan, hingga akhirnya polisi kembali meringkus 2 pelaku lainnya berinisial AS dan MB.
"Setelah ditangkap, ternyata mereka pernah juga melakukan aksi rampok di Kecamatan Tandun, pada tanggal 13 Februari 2021 lalu, dengan total hasil rampokan sebesar Rp 14 juta," jelasnya.
Dari penangkapan para pelaku, turut diamankan barang bukti berupa satu pucuk senjata api rakitan dengan jenis revolver, 5 butir peluru ukuran 9 milimeter dan uang tunai sebesar Rp 2,6 juta.
Saat ini polisi masih melakukan pengejaran terhadap dua pelaku lainnya, dengan inisial GI dan LM yang ditetapkan sebagai DPO.
Adapun modus aksi para tersangka melakukan perampokan tersebut yaitu dengan cara terlebih dahulu membuntuti korban yang mengambil uang.
Setelah mengambil uang korban dibuntuti para pelaku dengan sepeda motor. Pada saat kondisi sepi, pelaku langsung memepet korban dan mengacungkan senjata api ke korban.
"Setelah itu tersangka mengambil tas milik korban yang berisikan uang tunai sebesar Rp 80 juta," tuturnya.
Kini para pelaku telah diamankan ke kantor polisi guna penyelidikan dan mempertanggung jawabkan perbuatannya.
Kontributor : Panji Ahmad Syuhada
Berita Terkait
-
Identitas Perampok di SPBU Benoa Sudah Dikantongi Polisi
-
Dikejar Polisi dan Warga, Perampok Lompat ke Sungai Malah Diterkam Buaya
-
Bejatnya Dua Pemuda Rohul, Perkosa Anak di Bawah Umur hingga Hamil
-
Bejatnya Pria di Rokan Hulu, 10 Kali Cabuli Anak Kandung
-
Diduga Korban Perampokan, Warga Blitar Ditemukan Tewas Tangan Terikat
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Changan Automobile: Industri Mobil Pintar Bertenaga Energi Terbarukan
-
Chongqing 1949, Pertunjukan Sejarah Berbalut Teknologi Canggih
-
Tapir Mati Mengenaskan di Areal Perusahaan, Diduga Ditabrak Truk Besar
-
Polisi Tetapkan Tersangka Karhutla 180 Hektare di Bengkalis
-
Abdul Wahid Terjerat Dugaan Korupsi, UAS: Aku Akan Tetap Membelamu