Untuk mendapatkan perlindungan optimal, Anda harus mengoleskan tabir surya dalam jumlah yang memadai. Namun tidak salah juga jika Anda menggunakan SPF tinggi saat harus berada di bawah sinar matahari langsung dan tidak berencana untuk mengaplikasikan ulang.
5. Krim mata paling baik disimpan di lemari es
Danné Montague-King, penulis, ahli kimia botani, dan pendiri DMK Skincare, mengatakan suhu yang lebih dingin tidak memperpanjang masa simpan produk.
"Tubuh Anda juga secara alami 98,6 derajat dan ketika Anda mengoleskan krim dingin ke kulit, tubuh Anda akan langsung menghangatkannya," kata Dr King.
Suhu dingin memang dapat mebantu mengurangi pembengkakan kemerahan pada mata. Bila itu memang tujuan Anda, Montague-King menyarankan untuk menggunakan kompres dingin untuk membantu mengurangi pembengkakan tersebut. Penggunaan alat seperti roller-jade juga dapat digunakan untuk membantu melancarkan sirkulasi darah di area mata.
6. Pori-pori bisa membuka dan menutup
Dr Chimento mengatakan pori-pori tidak membuka atau menutup seperti jendela. Yang dimaksud dengan jenis terminologi yang salah ini adalah pori-pori dapat melebar atau merenggang karena pengaruh usia, suhu dan genetika, ditambah lagi dengan tersumbatnya kotoran dan minyak.
Cara terbaik untuk meminimalkan tampilan pori-pori adalah pengelupasan secara teratur.
7. Pakai tabir surya hanya saat panas
Meskipun mungkin tidak melihat matahari atau berada di luar rumah, radiasi ultraviolet hadir di siang hari dan selalu memancar dari matahari, bahkan saat mendung.
Sinar ultraviolet ini yang menyebabkan penuaan dan kanker kulit. Maka gunakanlah setidaknya SPF 30 setiap hari.
8. Penuaan kulit terjadi karena unsur genetika
Unsur genetika memang berperan, tetapi penuaan kulit adalah proses yang kompleks dan ditentukan oleh faktor intrinsik dan ekstrinsik.
Anda memiliki kendali lebih besar atas faktor ekstrinsik, yang meliputi hal-hal seperti kerusakan akibat sinar matahari, polusi, stres, dan merokok.
9. Jika Retinol mengiritasi kulit, hentikan penggunaannya
Retinol adalah bahan anti-penuaan yang tak terbantahkan, tetapi juga hadir dengan kemungkinan beberapa efek samping yang sangat menyebalkan termasuk kemerahan, kekeringan, dan pengelupasan.
Jika Anda mengalami iritasi jenis ini, kuncinya bukanlah membuang retinol tapi mengubah bagaimana dan kapan menggunakannya.
"Anda akan mengalami kulit kering dan iritasi, terutama saat Anda pertama kali mulai menggunakan retinol," kata Ife Rodney, MD, seorang dokter kulit dan direktur pendiri Eternal Dermatology di Fulton, Maryland.
"Daripada menghentikan retinol sepenuhnya, Anda harus mengurangi frekuensi penggunaan menjadi dua malam sekali, tiga hari sekali lalu perlahan-lahan tingkatkan intensitasnya.
Selain mengurangi frekuensi penggunaannya, Rodney juga menganjurkan agar Anda tidak menggunakan retinol lebih dari ujung jari. (Antara)
Berita Terkait
-
Apakah Kulit Berminyak Tetap Membutuhkan Moisturizer? Simak Faktanya
-
Ini Rekomendasi Sabun Cuci Muka Viva untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat, Bebas SLS dan Alkohol
-
Kisah Tanah Jawa: Mengungkap Mitos dan Sejarah Kelam di Balik Pulau Jawa
-
Viva Whitening Cream Dipakai Sebelum atau Setelah Sunscreen? Ini Urutan yang Benar
-
4 Low pH Cleanser Tea Tree Buat Kulit Berminyak Auto Bersih Bebas Jerawat
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Anggota TNI AU Pekanbaru Tewas Diduga Dianiaya, Personel Lain Diperiksa
-
PPPK Paruh Waktu Pemkot Pekanbaru Berpeluang Jadi Penuh Waktu
-
Herri Pras Sudah Minta Maaf, Laporan Dugaan Hina Ulama Tetap Berlanjut
-
Tanggapan Kapolda Riau soal Laporan Konten TikTok yang Catut SF Hariyanto
-
Akun TikTok Dipolisikan, Tuduh SF Hariyanto Komentari Eks Kapolri Sadap Presiden