SuaraRiau.id - Polisi telah meminta keterangan 13 saksi terkait tumpukan sampah di Kota Pekanbaru, Jumat, (15/1/2021).
Disampaikan Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setia Imam Effendi, pihaknya saat ini sedang menelusuri penyebab sampah di Kota Pekanbaru tidak terangkut.
“Kemudian kita lakukan penyelidikan, kita sudah memeriksa 13 saksi, baik masyarakat ataupun para ahli di bidang lingkungan dan pidana tentang hal ini,” terang dia dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Jumat (15/1/2021).
Kapolda menambahkan, pihaknya saat ini sudah mengantongi beberapa keterangan yang sedang didalami.
“Ada beberapa pendapat yang kami dalami dan tentu ini kami proses dalam proses penyelidikan, untuk meminta pertanggungjawaban kepada pihak-pihak yang bertanggung jawab tentunya,” ucap Agung.
Ratusan aparat yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, Pemuda Pancasila, Satgas Trantibum bersama-sama membersihkan gunungan sampah yang sudah dipenuhi belatung di sekitar Pasar Kodim Pekanbaru.
Dalam pantuan, Kapolda ikut serta memegang skop serta memasukan sampah ke dalam keranjang untuk diangkat ke atas truk.
Selain kapolda, Danrem 031/Wirabima Brigjen TNI M Syech Ismed Sofyan juga ikut dalam kegiatan membersihkan gunungan sampah yang ada di Pasar Kodim jalan Cempaka, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru hari ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Pemprov Riau Kumpulkan Investor Nasional untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah
-
Jadwal dan Jam Kerja ASN di Riau Selama Ramadan 2026
-
Tak Hanya Pajak, Riau Cari Potensi Retribusi untuk Dongkrak PAD 2026
-
Plt Gubri SF Hariyanto Diperiksa KPK Terkait Aliran Uang Abdul Wahid
-
Pengungsi Rohingya Meninggal di Kamp Pekanbaru, Sempat Tanya soal Bantuan