SuaraRiau.id - Bertepikan Selat Malaka selain mempermudah kegiatan ekspor-impor di Riau, juga membuat daerah ini rentan dengan penyelundupan narkoba.
Aksi penyelundupan barang haram tersebut umumnya dilakukan di pelabuhan tikus dari utara hingga selatan Riau. Jalur-jalur itu diduga merupakan pintu favorit, memasukan barang haram dari luar ke Riau.
Terkait rentanya wilayah pesisir Riau, Anggota DPRD Riau, Zulfi Mursal, mengatakan bentangan kawasan pesisir yang luas memerlukan perhatian semua pihak.
Ia menilai perhatian tersebut dapat ditujukan melalui penataan pelabuhan tikus yang banyak di kawasan pesisir.
"Tanpa adanya sinergitas dari berbagai pihak berkepentingan, maka upaya membendung masuknya narkoba akan sulit. Pelabuhan tikus itu perlu disikapi secara bersama," katanya kepada Suara.com, Senin (27/10/2020).
Selain menjadi pijakan masuknya narkoba ke Indonesia, pelabuhan tikus di Riau juga sering menjadi tempat berlabuhnya barang-barang ilegal seperti pakaian bekas, hingga barang elektronik.
Riau sendiri memiliki garis pantai dengan panjang lebih kurang 2 ribu kilometer. Panjangnya garis pantai tersebut membuat pengawasan menjadi cukup menantang.
Penangkapan Tersangka Narkoba
Sebelumnya, Kapolda Riau Irjend Pol Agung Setya Imam Effendi, menegaskan pihaknya akan menindak bandar narkoba tanpa pandang bulu.
Hal itu menyusul aksi tangkap tangan terhadap oknum polisi yang kedapatan membawa narkoba Sabtu (24/10/2020).
Untuk memasukan barang, umumnya pelaku memilih jalur laut lantaran luasnya area yang bisa disasar. Namun, siasat tersebut terkadang bisa terendus oleh polisi. Pada Kamis (9/7/2020), aparat kepolisian berhasil membongkar penyelundupan 15,8 kilogram sabu asal Malaysia di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis.
Berita Terkait
-
Arus Balik Jawa-Bali Melonjak! ASDP Kerahkan Puluhan Kapal, Ini Strateginya Atasi Kepadatan
-
Soal Amnesti, Menkum: Kemungkinan Napi Narkoba Hanya Ada 700 Orang yang Dapat
-
Jumlah Pemudik Meningkat, ASDP Antisipasi Ledakan Aktivitas Kendaraan saat Arus Balik
-
Pelabuhan Bakauheni Siap Hadapi Arus Balik 2025: Menhub Pastikan Kelancaran!
-
Pelabuhan Bakauheni Siaga Penuh! 67 Kapal Disiapkan untuk Arus Balik Lebaran
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Pungut Retribusi Sampah secara Tunai di Pekanbaru Bisa Dilaporkan
-
Syamsuar Pesan Jangan Ada 'Dua Matahari' ke Gubri Wahid, Ini Maknanya dalam Kepemimpinan
-
Rumah Didatangi Gubri Wahid, Syamsuar Ngomongin 'Dua Matahari'
-
Harga Sayuran di Pekanbaru Naik 3 Kali Lipat, Cabai Tembus Rp120.000 usai Lebaran
-
Gubri Wahid Siap Lantik Afni dan Syamsurizal Jadi Bupati-Wakil Bupati Siak