SuaraRiau.id - Polda Riau mengamankan dua gembong narkoba di Jalan Soekarno-Hatta Kota Pekanbaru, Jumat (23/10/2020) malam.
Salah satunya dari mereka merupakan oknum perwira polisi berpangkat Kompol berinisial ZZ (55).
Berdasarkan keterangan yang dilansir Riauonline.co.id (jaringan Suara.com), Kompol ZZ menjabat Kasi Identifikasi Ditreskrimum di Polda Riau.
Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi dalam ekspos kasus tersebut di Mapolda Riau mengungkapkan kedua pelaku membawa 16 kilogram sabu dikemas dalam kemasan teh.
Kata Agung, dalam pengejaran dan penyergapan, barang bukti sempat dibuang oleh pelaku dan diamankan.
Namun pelaku tidak berhasil kabur. Ban mobil kanan belakang yang ditembak membuat mobil oleng dan akhirnya berhasil diamankan. Peristiwa pengejaran tersebut tersebar di media sosial.
Diketahui, Kompol ZZ mengalami luka tembak di lengan dan Henry Winata terkena luka sobek di kepala saat mobil Opel Blazer yang digunakannya dihantam polisi saat pengejaran.
Kompol ZZ yang pernah menjabat menjadi Kapolsek Tempuling di Indragiri Hilir ini menjalani operasi pengangkatan proyektil yang bersarang di lengannya.
Kompol ZZ bukanlah oknum polisi pertama terlibat kasus narkoba di Riau. Medio Februari lalu seorang oknum polisi yang bertugas di Pulau Rupat, Bengkalis, Brigadir Rapi ditangkap setelah menjadi kurir 10 Kg sabu dan 60 ribu ekstasi asal Malaysia.
Baca Juga: Detik-detik Oknum Perwira Polisi Diringkus Bawa 16 Kg Sabu di Riau
Kapolda Riau menyebut dengan tegas akan menindak setiap oknum kepolisian yang terlibat bisnis narkotika dalam bentuk apapun.
"Abdi negara ini, petugas atau pegawai yang terlibat, yang membantu akan kita tindak dengan tegas. Dalam penanganan narkoba ini kita tidak bisa lagi pelan-pelan, saya akan berlari, saya akan mengejar ke lubang manapun," terangnya di Pekanbaru, Sabtu (24/10/2020).
Kapolda pun menyebut oknum-oknum ini sebagai pengkhianat bangsa.
"Ia bukan lagi anggota, kemarin mungkin iya. Ia harus bertanggungjawab atas segala perbuatannya baik internal maupun UU Narkoba saya harap hakim memutuskan yang layak untuk pengkhianat bangsa ini!" tegasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Membuka Jalan untuk Difabel, PNM Hadirkan Pelatihan Vokasi Menuju Kemandirian
-
Minyak Sawit dan Kopi Indonesia Jadi Komoditi Paling Diminati di Chongqing
-
Cerita Robot-robot Tahan Ledakan Bikinan Anak Muda dari Chongqing
-
Makin Kuat Bersama Danantara, PNM Perluas Harapan bagi 23,1 Juta Pengusaha Ultramikro
-
Changan Automobile: Industri Mobil Pintar Bertenaga Energi Terbarukan