SuaraRiau.id - R (23) seorang pemuda diamankan BNNP Riau karena menjadi kurir sabu seberat 19 kg dan 10 ribu butir ekstasi. Menurut BNNP Riau, pelaku adalah bagian sindikat narkoba Jaringan Internasional.
Pelaku ditangkap di Simpang Manggala Junction, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) pada Senin (26/10/2020) pagi.
Barang haram yang berasal dari Malaysia itu hanya dibawa pelaku menggunakan dua buah ransel dan digendong menggunakan sepeda motor.
Kepala BNNP Riau Brigjen Pol Kennedy saat jumpa pers menjelaskan, pelaku berhasil diringkus setelah pihaknya mendapatkan informasi akan adanya penyelundupan narkoba ke wilayah Rohil dari wilayah Dumai.
"Atas informasi itu kita lakukan penyelidikan dan berhasil mengantongi ciri-ciri pelaku. Kemudian kita lakukan pembuntutan," terang Kennedy.
Kennedy menambahkan pihaknya sempat kehilangan jejak saat mengikuti pemuda yang merupakan warga Rohil tersebut.
Pelaku ketika itu melaju kencang menggunakan sepeda motornya. Namun berhasil ditemukan setelah melakukan pencarian. Melihat pelaku, petugas langsung melakukan penangkapan.
"Keterangan tersangka ini merupakan kedua kalinya iya menjadi kurir sabu. Yang pertama Ia sempat berhasil mengantar sabu di wilayah Rokan Hilir," ucapnya.
Untuk aksinya ini, ia mendapat upah Rp 15 juta sekali jalan. Pelaku hanya menunggu arahan dari pelaku lain yang kini tengah diburu BNNP Riau.
"Identitas pelaku lain sudah kita kantongi," ujarnya.
Menurut informasi, kata Kennedy, barang haram yang digendong R menggunakan dua buah ransel itu berasal dari China yang bermuara di Malaysia.
Kemudian masuk ke Riau lewat pelabuhan tikus di Kota Dumai.
Terkini, pihaknya saat ini sedang memeriksa pelaku untuk pengembangan lebih lanjut.
Berita Terkait
-
3 Wakil Rakyat Pesta Sabu di Kamar Hotel Surabaya Bikin Nama Indonesia Tercoreng
-
Warga Natuna Diduga Jadi Tentara Bayaran, Lapangan Kerja di Perbatasan jadi Sorotan
-
Prabowo Bahas Pengentasan Narkoba, BNN sampai Peneliti Merapat ke Istana
-
Teh Cina Isi 13 Kg Sabu dari Malaysia Disita Bea Cukai Entikong Bareng TNI-Polri
-
Polisi Ungkap Alasan Selebgram Jule Direkomendasikan Direhab
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
Jejak Herry Heryawan di Riau, Naik Pangkat saat Karhutla Masih Jadi Sorotan
-
Hukuman Abdul Wahid Diperberat Jadi Empat Tahun Penjara
-
BRI Bersama KPK Perkuat Budaya Antikorupsi lewat PELOPOR 2026
-
Karhutla Riau Diklaim Nihil, Kabut Asap Kiriman dari Provinsi Lain
-
Pemkab Kuansing Mediasi Sengketa Lahan 3.000 Hektare Masyarakat vs RAPP