- Pemerintah pusat memberikan bantuan Rp30 miliar kepada Provinsi Riau untuk mempercepat penanganan dan pencegahan karhutla.
- Dana tersebut dialokasikan bagi delapan pemerintah daerah di Riau guna mendukung operasional petugas dan pengadaan peralatan.
- Secara nasional, pemerintah pusat mengalokasikan anggaran Rp1,235 triliun untuk tujuh provinsi terdampak karhutla.
Sementara untuk penanggulangan karhutla, bantuan dapat dimanfaatkan untuk pengadaan alat pelindung diri, pompa dan tangki air, selang pemadam, alat suntik air untuk lahan gambut, hingga pembangunan sumur bor.
Sugiono menuturkan, sekitar 71.000 personel masih dikerahkan untuk menangani karhutla.
Pemadaman dilakukan melalui operasi darat dan udara, termasuk water bombing serta modifikasi cuaca menggunakan dry ice dan natrium klorida (NaCl).
Di sisi lain, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meminta pemerintah daerah memanfaatkan bantuan tersebut secara maksimal dan sesuai peruntukan.
Ia menegaskan, dana yang telah ditransfer ke rekening pemerintah daerah itu merupakan anggaran yang dikelola langsung oleh masing-masing daerah.
Bantuan tersebut terpisah dari pembiayaan operasi modifikasi cuaca dan water bombing yang dilaksanakan pemerintah pusat melalui BNPB, BMKG, Kementerian Kehutanan, serta kementerian dan lembaga terkait lainnya.