Waspada, 159 Desa dan Kelurahan Berpotensi Rawan Karhutla di Riau

Penetapan status ini menjadi landasan penguatan mitigasi bencana di seluruh wilayah kabupaten dan kota se-Provinsi Riau.

Eko Faizin
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:09 WIB
Waspada, 159 Desa dan Kelurahan Berpotensi Rawan Karhutla di Riau
Ilustrasi helikopter water bombing dikerahkan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). [Ist]
Baca 10 detik
  • BPBD Riau mencatat 159 desa di 12 kabupaten dan kota memiliki potensi kerawanan kebakaran hutan dan lahan.
  • Pemerintah Provinsi Riau menetapkan status Siaga Darurat Karhutla dari tanggal 13 Februari hingga 30 November 2026.
  • BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi sebanyak 46 titik panas di wilayah Provinsi Riau pada Jumat, 14 Agustus 2026.

SuaraRiau.id - BPBD Riau mencatat 159 desa dan kelurahan di daerah setempat memiliki potensi kerawanan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tersebar di 65 kecamatan pada 12 kabupaten/kota.

Kepala Pelaksana BPBD Riau Edy Afrizal merinci sebaran desa rawan terbanyak berada di Rokan Hilir dengan 35 desa, disusul Indragiri Hilir 28 desa, Pelalawan 22 desa, dan Bengkalis 16 desa.

"Saat ini daerah rawan karhutla di Riau tersebar di 159 desa dan kelurahan. Semua itu tersebar di 65 kecamatan yang ada di 12 kabupaten dan kota," katanya, Jumat (14/8/2026).

Sementara wilayah lainnya di Kepulauan Meranti (14), Siak (11), Dumai (11), Indragiri Hulu (11), Kampar (4), Pekanbaru (4), serta Kuantan Singingi (2),dan Rokan Hulu (2).

Dia mengatakan Pemprov Riau telah menetapkan status Siaga Darurat Karhutla terhitung mulai 13 Februari hingga 30 November 2026.

Penetapan status ini menjadi landasan penguatan mitigasi bencana di seluruh wilayah kabupaten dan kota se-Provinsi Riau.

"Di tengah potensi fenomena El Nino dan meningkatnya ancaman karhutla, penyampaian informasi publik mengenai prakiraan cuaca regional dan lokal melalui perlu semakin diintensifkan," ujar Edy Afrizal.

Dia menyatakan, manajemen perusahaan juga diharapkan lebih aktif memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG dan platform informasi cuaca lainnya.

Sementara itu pada Jumat (14/8) BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi 489 titik panas (hotspot) wilayah Sumatera . Dari jumlah tersebut 46 diantaranya berada di Provinsi Riau.

Titik panas terbanyak terdapat di Kabupaten Bengkalis (16), disusul Pelalawan (11), Kuantan Singingi (5), Kampar (5), Rokan Hulu (4), Rokan Hilir (2), Siak (2), dan Indragiri Hilir (1).

Untuk Pulau Sumatera titik panas terbanyak berada di Sumatera Selatan (189), diikuti Lampung (116), Riau (46), Bengkulu (32), Sumatera Utara (27), Sumatera Barat (26), Jambu (24), dan Bangka Belitung (20). (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini