- Plt Bupati Mukhlisin menyatakan persiapan Festival Pacu Jalur di Tepian Narosa Kuansing pada Agustus 2026 telah mencapai 85 persen.
- Festival budaya ini menargetkan dua juta pengunjung dengan potensi perputaran uang mencapai Rp180 miliar dari berbagai sumber pendanaan.
- Pembukaan acara direncanakan dihadiri oleh Kementerian Pariwisata serta Kementerian Sosial untuk meninjau pembangunan Sekolah Rakyat.
SuaraRiau.id - Festival Pacu Jalur 2026 yang diselenggarakan di Tepian Narosa, Kuansing pada 19-23 Agustus mendatang tinggal menghitung hari.
Plt Bupati Kuansing, Mukhlisin mengungkapkan bahwa persiapan ajang pariwisata budaya sudah mencapai 85 persen.
"Alhamdulillah kalau kesiapan pelaksanaan kegiatan tersebut sudah 85 persen bisa untuk dilaksanakan. Pembiayaan juga didukung Plt Gubernur Riau dengan kebijakan beliau sangat membantu kondisi kami," katanya, Senin (10/8/2026).
Mukhlisin mengatakan dirinya sudah melakukan ekspos di Kantor Gubernur Riau Pekanbaru mengenai pelaksanaan kegiatan pacu jalur dari hal teknis hingga pembiayaan.
Menurutnya, budaya pacu jalur yang sudah menjadi kebanggaan masyarakat tetap diselenggarakan namun dengan kondisi keuangan yang disesuaikan.
Lebih jauh dia menyampaikan untuk pembiayaan dari APBD pihaknya hanya mampu mengaplikasikan sebesar Rp1,2 miliar.
Kemudian dari Pemprov Riau, dirinya meminta anggaran sebesar Rp1,45 miliar.
Selanjutnya dari pihak ketiga, sponsor, dan perusahaan ditargetkan memberikan kontribusi Rp2 miliar lebih.
Dia berharap, anggaran bisa tercapai dari kebutuhan Rp6 miliar lebih. Sementara itu dari pemerintah pusat saat ini pihaknya mendapat bantuan sebesar Rp100 juta.
Akan tetapi diharapkannya bisa terealisasi lebih minimal Rp500 juta hingga Rp1 miliar karena Pacu Jalur sudah masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN).
Mukhlisin menjelaskan, terkait peserta yang berjumlah 200 lebih sama seperti tahun lalu. Bedanya tahun ini setiap jalur mendapatkan bantuan operasional sebesar Rp2 juta.
Bantuan ini berbagi anggaran masing-masing Rp1 juta antara Pemkab Kuansing dan Pemprov Riau.
Ia menuturkan, untuk pembukaan akan ada dari Kementerian Pariwisata dan Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Menteri Sosial RI nantinya juga dalam rangka peninjauan pembangunan Sekolah Rakyat di Kuansing.
Untuk hiburan lanjutnya tidak seperti tahun yang kedatangan artis dari Amerika Serikat.