Menyaksikan Kemegahan Tembok Besar China di Tengah Teriknya Beijing

Bangunan bersejarah berusia ribuan tahun ini membentang hingga melintasi utara China.

Eko Faizin
Selasa, 30 Juni 2026 | 23:23 WIB
Menyaksikan Kemegahan Tembok Besar China di Tengah Teriknya Beijing
Wisatawan mengabadikan momen foto di Tembok Besar China (Great Wall), kawasan Badaling Tiongkok, Sabtu (27/6/2026). [Suara.com/Eko Faizin]
Baca 10 detik
  • Delegasi jurnalis Sumatera mengunjungi Tembok Besar China di kawasan Badaling pada Sabtu, 27 Juni 2026 waktu setempat.
  • Tembok Besar berfungsi sebagai benteng pertahanan historis untuk melindungi kedaulatan bangsa dan menjaga perdamaian negara.
  • Bangunan ini merupakan simbol ketangguhan peradaban Tiongkok yang pembangunannya dimulai sejak masa Dinasti Qin hingga Ming.

SuaraRiau.id - Teriknya musim panas Beijing tak menyurutkan kami untuk berkunjung ke Tembok Besar China atau Great Wall, kawasan Badaling Tiongkok, Sabtu (27/6/2026).

Kedatangan delegasi jurnalis Sumatera ke salah satu keajaiban dunia itu disambut hangat Sekretaris Kantor Urusan Luar Negeri Dewan Pengurus Tembok Besar, Zhao Yiqun.

Di sela sambutan, ia berpesan bahwa jika benar-benar ingin memahami China, maka melihat Tembok Besar adalah sesuatu yang wajib dikunjungi.

Tembok Besar China atau Great Wall, kawasan Badaling Tiongkok, Sabtu (27/6/2026). [Suara.com/Eko Faizin]
Tembok Besar China atau Great Wall, kawasan Badaling Tiongkok, Sabtu (27/6/2026). [Suara.com/Eko Faizin]

"Tembok Besar dibangun bukan untuk melakukan ekspansi wilayah, melainkan sebagai benteng pertahanan guna melindungi rakyat dan menjaga perdamaian," sebut Zhao.

Tak lama, rombongan diajak berkeliling menyusuri sebagian benteng pertahanan yang panjangnya mencapai lebih dari 21.000 kilometer.

Bangunan bersejarah berusia ribuan tahun ini membentang hingga melintasi utara China.

Tampak ribuan orang pengunjung mengabadikan momen saat berada di bangunan yang dulunya dirancang sebagai pertahanan dari serangan suku-suku utara, seperti bangsa Mongol.

Wisatawan tua dan muda terlihat mendaki lalu menurun, bahkan ada yang berhati-hati saat berjalan menyusuri Tembok Besar China itu.

Beberapa pengunjung nampak berhenti berfoto mengambil sudut terbaik gambar. Sementara yang lain bercengkerama sambil menyaksikan kemegahan bangunan tua tersebut.

Kami dan para pelancong lainnya juga disuguhkan pemandangan hijau perbukitan kawasan Badaling yang indah dari puncak Tembok Besar.

Bagian terbaik kunjungan, adalah bisa menikmati pemandangan yang menakjubkan dan berkesempatan mengabadikan momen lewat foto dan video.

Pengalaman ini pasti akan sangat mengesankan dan memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang sejarah dan budaya China.

Tentang Tembok Besar China

Bagi masyarakat Tiongkok, Tembok Besar bukan sekadar destinasi wisata, tapi juga merupakan simbol ketahanan, persatuan, sekaligus bukti bagaimana sebuah bangsa membangun perlindungan bagi negerinya.

Itulah sebabnya bagian tembok di sekitar Beijing dibangun dengan sangat kokoh, karena Beijing adalah pusat pemerintahan.

Jika kita ingin benar-benar memahami Tiongkok, maka melihat Tembok Besar adalah sesuatu yang wajib dilakukan.

Tembok ini bukan sekadar bangunan panjang biasa, melainkan simbol peradaban Tiongkok kuno dan juga mencerminkan ketangguhan serta semangat juang bangsa China.

Tembok Besar dibangun bukan untuk ekspansi atau penaklukan, melainkan untuk melindungi rakyat dan menjaga perdamaian. Ini adalah benteng pertahanan diri terbesar dan tertua di planet ini.

Sejarah pembangunan Tembok Besar terbagi dalam tiga tahap besar. Yang pertama dimulai pada Dinasti Qin, di bawah pemerintahan Kaisar Qin Shihuang.

Kemudian dilanjutkan pada Dinasti Han, dan yang terakhir serta paling terkenal adalah pada Dinasti Ming sekitar abad ke-16, ketika Beijing menjadi ibu kota China.

Sebagian besar Tembok Besar yang kita lihat sekarang adalah peninggalan dari Dinasti Ming, karena pada masa itulah teknologi konstruksi sudah sangat maju dan banyak tenaga kerja dikerahkan untuk membangun tembok dengan kualitas terbaik.

Dinasti Qin sendiri merupakan dinasti yang sangat penting dalam sejarah China karena pada masa itulah untuk pertama kalinya China benar-benar bersatu sebagai satu negara.

Sebelum Dinasti Qin, belum ada konsep tentang China sebagai satu kesatuan bangsa.

Kaisar Qin Shihuang berhasil menyatukan berbagai wilayah dan suku, sehingga lahirlah kesadaran bersama bahwa kita semua adalah orang China.

Karena itulah, ia memutuskan untuk membangun tembok di perbatasan utara sebagai upaya mempertahankan persatuan dan mencegah negara terpecah lagi.

Namun, pembangunan Tembok Besar juga menyimpan cerita kelam. Banyak rakyat yang dipaksa bekerja keras dan kehilangan nyawa dalam proyek raksasa ini.

Di China, orang sering berkata bahwa Tembok Besar adalah kuburan terpanjang di dunia, karena sekitar sepersepuluh dari total populasi pada masa itu terlibat dalam pembangunan berbagai proyek besar, termasuk Tembok Besar, Tentara Terakota, kanal, dan istana.

Meskipun demikian, Kaisar Qin Shihuang dianggap sebagai salah satu kaisar terbesar dalam sejarah karena tidak hanya menyatukan China, tetapi juga menstandarkan mata uang, tulisan, ukuran, dan membangun sistem pemerintahan yang masih dipakai hingga ribuan tahun kemudian.

Tembok Besar dari Dinasti Ming memiliki kualitas terbaik karena menggunakan batu bata bakar dan batu besar yang diangkut secara manual ke puncak gunung.

Berbeda dengan tembok dari Dinasti Qin dan Han yang sebagian besar hanya terbuat dari tanah, tembok Ming jauh lebih kokoh dan tahan lama.

Inilah sebabnya mengapa setelah 600 tahun, tembok ini masih berdiri dengan baik dan bisa dinikmati keindahannya hingga hari ini.

Pada abad ke-13, Genghis Khan berhasil menembus tembok ini dan menguasai China untuk beberapa waktu.

Setelah Dinasti Yuan berakhir dan Dinasti Ming berkuasa, tembok kembali dibangun dengan lebih kuat untuk mencegah bangsa Mongol kembali menyerang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini