HIV di Pekanbaru Capai 3.700 Kasus, Pemkot Skrining hingga ke Lokalisasi

Pasalnya jumlah kasus HIV di Pekanbaru sudah mencapai puncaknya.

Eko Faizin
Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:06 WIB
HIV di Pekanbaru Capai 3.700 Kasus, Pemkot Skrining hingga ke Lokalisasi
Ilustrasi HIV. [Unsplash/Fusion Medical Animation]
Baca 10 detik
  • Kasus HIV di Pekanbaru tercatat ada 3.700 hingga triwulan I 2026.
  • Pemkot melakukan skrining HIV sebagai proses pemeriksaan medis.
  • Dinas Kesehatan mengklaim rutin men-skrining hingga ke lokalisasi.

SuaraRiau.id - Pemkot Pekanbaru mencatat jumlah 3.700 kasus HIV secara kumulatif hingga triwulan I tahun 2026. Banyak kasus ini menjadikan pemerintah setempat melakukan pencegahan, edukasi, dan pengobatan.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyampaikan pihaknya telah melakukan skrining HIV sebagai proses pemeriksaan medis untuk mendeteksi keberadaan virus HIV di dalam tubuh.

"Tes ini bertujuan untuk mengetahui status kesehatan lebih awal, sehingga penanganan atau pengobatan dapat segera dilakukan guna mencegah perkembangan penyakit menjadi AIDS. Kami terus melakukan pemeriksaan," kata Agung Nugroho dikutip dari Antara, Jumat (22/5/2026).

Wali Kota menyebut Pemkot Pekanbaru juga melakukan upaya jemput bola terhadap seseorang yang berisiko terserang HIV.

Pihaknya melalui Dinas Kesehatan terus memberikan edukasi kepada mereka yang rentan agar dapat mengantisipasi penularan.

"Selama ini orang yang terkena HIV, ada yang aktif mengambil obatnya (ke puskesmas), ada juga yang tidak. Ini kita beri edukasi, kita jemput bola," ujarnya.

Sementara Plt Kepala Dinas Kesehatan Pekanbaru Dedi Sambudi mengatakan pihaknya bahkan rutin melakukan skrining hingga ke wilayah lokalisasi.

Pasalnya jumlah kasus HIV di Pekanbaru sudah mencapai puncaknya.

"HIV ini kan bisa ditularkan secara langsung melalui hubungan seksual, pemakaian jarum suntik, transfusi darah. Kita akan cek, bina lagi masyarakat berisiko," ucapnya.

Untuk informasi, HIV adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh, khususnya sel CD4 (jenis sel darah putih yang penting untuk melawan infeksi).

Sedangkan AIDS adalah tahap akhir dari infeksi penyakit HIV, dimana sistem kekebalan tubuh telah rusak parah sehingga tidak lagi mampu melawan infeksi atau penyakit tertentu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini