Kolaborasi BPDP-GPPI, Perkuat Sektor Perkebunan lewat Peran Perempuan

Kolaborasi serta penguatan jejaring menjadi kunci penting untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing produk.

Eko Faizin
Sabtu, 07 Maret 2026 | 19:18 WIB
Kolaborasi BPDP-GPPI, Perkuat Sektor Perkebunan lewat Peran Perempuan
BPDP-GPPI menggelar pelatihan penguatan sektor perkebunan lewat peningkatan kapasitas perempuan di Pekanbaru. [Ist]
Baca 10 detik
  • GPPI berkolaborasi dengan BPDP dalam sektor perkebunan berbasis gender.
  • Pelatihan dan penguatan kapasitas perempuan pelaku usaha digelar di Pekanbaru.
  • Pengusaha perempuan sektor perkebunan diharapkan mampu bersaing di pasar luas.

Vera menilai pengembangan produk turunan sawit bernilai tambah tinggi sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis karena menjadi penopang keluarga sekaligus pelaku utama sebagian besar UMKM berbasis sawit.

Dengan penguatan kapasitas dan dukungan ekosistem usaha yang baik, produk turunan sawit diharapkan mampu berkembang dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian Riau.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini