Mengapa BNN Ikut Membangun Dapur MBG? Berikut Ini Alasannya

SPPG yang dioperasikan bersama BNN daerah melibatkan 50 pekerja.

Eko Faizin
Kamis, 25 September 2025 | 09:48 WIB
Mengapa BNN Ikut Membangun Dapur MBG? Berikut Ini Alasannya
Ilustrasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • BNN mulai membangun SPPG yang merupakan dapur MBG
  • Kepala BNN menghubungkannya dengan upaya rehabilitasi 
  • Penyalahguna narkoba bisa menjadi pekerja di SPPG

SuaraRiau.id - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mulai dibangun Badan Narkotika Nasional (BNN) sebagai terobosan yang menghubungkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan upaya rehabilitasi sosial bagi mantan penyalahguna narkoba.

Menurut Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Seto, SPPG bukan hanya soal distribusi makanan sehat, namun juga strategi memulihkan mereka yang pernah terjerat narkotika agar kembali produktif.

"Mereka bisa menjadi bagian pekerja di SPPG, sehingga tidak terjerumus lagi," ujarnya di Padarincang, Kabupaten Serang, Rabu (24/9/2025), dikutip dari Antara.

Suyudi menjelaskan, BNN terlalu lama dikenal dengan pendekatan represif, padahal tugas mulia lainnya adalah pencegahan, rehabilitasi, dan pemberdayaan.

"Saudara-saudara kita yang terkena narkotika jangan dijadikan musuh, tapi diberi semangat agar bisa kembali ke jalan benar," sebutnya.

SPPG yang dioperasikan bersama BNN daerah melibatkan 50 pekerja, mampu mengolah hingga 4.000 porsi makanan per hari. Sebagian diantaranya mantan penyalahguna yang telah menjalani asesmen kesehatan.

"Program MBG ini harus kita dukung bersama, namun pelaksanaannya juga perlu diawasi agar tepat sasaran," ucapnya.

Suyudi menyebut program MBG sudah memberi asupan gizi kepada 82,9 juta siswa, balita, dan ibu hamil.

Ia menekankan, keberlanjutan program tersebut akan menentukan kualitas generasi menuju Indonesia Emas 2045.

"Generasi bangsa harus sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi," tegas Suyudi.

Selain pemenuhan gizi, BNN melihat SPPG sebagai ruang pemulihan holistik yakni pemulihan fisik lewat makanan sehat, sekaligus pemulihan sosial dengan pemberdayaan kerja.

"SPPG ini menjadi bentuk nyata komitmen kami memperkuat kehadiran di tengah masyarakat," terang Suyudi.

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemprov Banten yang menyediakan lahan bagi fasilitas rehabilitasi.

Namun, Suyudi mengingatkan bahwa kunci keberhasilan bukan hanya infrastruktur, melainkan pengelolaan sumber daya manusia.

"Yang terpenting bukan hanya fisik, tapi juga bagaimana mengelolanya," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini