"Kami bertukar pikiran mengenai program-program PKK yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Henny Sasmita.
Kunjungan Lebaran ini menjadi momen penting untuk mempererat tali silaturahmi antara Abdul Wahid dan Syamsuar.
Meskipun sebelumnya mereka merupakan rival dalam pemilihan Gubernur Riau, namun semangat persaudaraan dan kebersamaan tetap dijunjung tinggi.
Syamsuar pun menyambut baik keinginan Abdul Wahid dan menyatakan kesiapannya untuk berbagi pengalaman.
Baca Juga:Resmi Dibuka, Penerbangan Pekanbaru-Rengat atau Sebaliknya Cuma 30 Menit
"Silaturahmi ini sangat penting untuk membangun Riau yang lebih baik," kata Syamsuar.
Selain mengunjung Syamsuar, Wahid juga menyambangi sejumlah mantan gubernur terdahulu yakni Wan Thamrin Hasyim, Saleh Djasit, Annas Maamun, Arsyadjuliandi Rachman dan Wan Abu Bakar.
Wahid didampingi sang istri Henny Sasmita dan para pejabat lingkungan Pemprov Riau. Silaturahmi ini terbagi dua sesi, pagi dan siang.
Pagi hari, mereka di kediaman Syamsuar, sang penguasa Riau periode 2019-2023. Setelah itu melanjutkan ke rumah Gubernur Riau di antaranya Wan Thamrin Hasyim, Saleh Djasit, dan Annas Maamun.
Siang harinya, mereka menambatkan hati di kediaman Arsyadjuliandi Rachman dan Wan Abu Bakar.
Baca Juga:Bukan SF Hariyanto, Gubri Wahid Malah Kenalkan Parisman Ihwan sebagai Calon Ketua Golkar
Di kediaman Wan Thamrin, Abdul Wahid menimba ilmu tentang Embarkasi Haji Pekanbaru, mimpi yang lama tertunda.