Indra menambahkan, pengadaan seragam sekolah gratis bagi peserta didik baru tentunya sangat dapat membantu para orang tua murid yang kerap kebingungan soal biaya seragam sekolah.
"Saya tau betul kondisi beberapa tahun terakhir dimana para orangtua lumayan kesulitan untuk menyiapkan biaya saat awal masuk sekolah," beber Indra.
Dia memperkirakan, jumlah sekolah negeri TK 20, SD 210 dan SMP 83 jika peserta didik di tingkat TK yang baru masuk sebanyak 1.300 orang anak, kemudian SD sebanyak 9.050 anak dan SMP 7.250 anak maka totalnya 17.600 peserta didik baru yang akan mendapatkan seragam gratis.
Kemudian, jika per anak dibiayai Rp500.000 maka total anggaran yang harus disiapkan barulah berkisar Rp10 miliar.
Baca Juga:Kata Bawaslu soal Dugaan Kampanye Hitam Salah Satu Paslon di Pilkada Siak
"Tentunya, angka segitu bukan hal yang mustahil untuk bisa disiapkan dengan postur APBD Siak saat ini," sebut Indra.
Tidak hanya persoalan seragam gratisnya, sambung Indra, dalam menyiapkan seragam, pemerintah nanti bisa berkolaborasi dengan UMKM yang sudah dilatih melalui Balai Latihan Kerja (BLK) yang ada di Disnaker Siak.
"Ada multi efek dari program tersebut, selain seragam sekolah gratis hingga berkembangnya UMKM. Jadi seragam sekolah dijahit oleh penjahit UMKM di wilayah setempat," ujar Indra.
Kontributor : Alfat Handri
Baca Juga:Dituding Jadi Timses Paslon Pilkada, Penghulu Kampung di Siak: Jangan Menebar Fitnah