Pekanbaru Dilanda Panas Bedengkang, Ternyata Ini Penyebabnya

Irwansyah juga menekankan bahwa cuaca panas ini terjadi akibat kurangnya pertumbuhan awan.

Eko Faizin
Kamis, 24 Oktober 2024 | 08:41 WIB
Pekanbaru Dilanda Panas Bedengkang, Ternyata Ini Penyebabnya
Ilustrasi cuaca panas. [Istimewa]

SuaraRiau.id - Kepala BMKG Pekanbaru Irwansyah Nasution mengungkap penyebab cuaca panas yang melanda ibu kota Provinsi Riau dan sekitarnya beberapa hari belakangan ini.

Panas bedengkang yang terjadi disebabkan dampak siklon tropis Trami yang terpantau di Laut Filipina. Hal ini menyebabkan Pekanbaru panas meskipun mulai memasuki musim hujan.

"Siklon di Filipina memengaruhi perputaran angin ke wilayah Filipina, sehingga menyebabkan rendahnya peluang hujan di Riau," kata Irwansyah dikutip dari Antara.

Menurutnya, peluang hujan di Riau saat ini tergolong kecil dengan kemungkinan hujan baru muncul sekitar akhir Oktober.

Baca Juga:Adik Tikam Kakak Kandung hingga Tewas di Pekanbaru, Pemicunya Gula Habis

"Memang untuk beberapa hari ini peluang hujan di Riau agak kecil. Konsentrasi awan berada di daerah selatan, khususnya di Indragiri Hilir," ungkap Irwansyah.

Dia menjelaskan, meskipun seluruh wilayah Riau merasakan panas, suhu saat ini masih dalam batas wajar, yaitu sekitar 34 derajat Celsius dan belum mempengaruhi aktivitas masyarakat sehari-hari.

Irwansyah juga menekankan bahwa cuaca panas ini terjadi akibat kurangnya pertumbuhan awan.

"Ini terasa panas karena adanya awan tipis yang mengakibatkan sinar matahari menyengat langsung. Berdasarkan pantauan satelit, hingga saat ini tidak ada pertumbuhan awan yang signifikan," jelasnya.

Meskipun situasi cuaca panas ini mengkhawatirkan, Irwansyah memastikan bahwa Riau akan segera memasuki puncak musim hujan.

Baca Juga:Geger Penemuan Bayi dalam Kardus Minyak Goreng di Pekanbaru, Ini Kronologinya

"Kami memprediksi bahwa intensitas hujan akan meningkat pada bulan November, dengan puncaknya diperkirakan terjadi pada minggu ketiga bulan tersebut hingga Desember," papar Irwansyah.

Tambahnya, hingga saat ini tidak ada titik panas (hotspot) terdeteksi di Riau yang menunjukkan bahwa situasi kebakaran hutan dan lahan dapat terjaga dengan baik dalam waktu dekat.

Irwansyah juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan mempersiapkan diri menghadapi cuaca yang berubah-ubah di bulan-bulan mendatang. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini