Nada Tinggi UAS saat Diminta Jangan Ceramah Politik: Itu Pembodohan

Menurut UAS, setiap warganegara Indonesia harus ikut pesta demokrasi lima tahunan

Wakos Reza Gautama
Selasa, 19 Desember 2023 | 11:56 WIB
Nada Tinggi UAS saat Diminta Jangan Ceramah Politik: Itu Pembodohan
Ilustasi Ustaz Abdul Somad atau UAS. UAS sering ceramah politik. ]Facebook/Tasdir Randi Payung]

SuaraRiau.id - Ustaz Abdul Somad merupakan salah satu pendakwah yang sering menyampaikan ceramah tentang politik. Bahkan ustaz yang akrab disapa UAS ini tak malu-malu menunjukkan pilihan politiknya pada Pilpres.

Di Pilpres 2019 lalu, UAS terang-terangan mendukung capres Prabowo Subianto. Kini pada Pilpres 1014, UAS menyatakan mendukung capres Anies Baswedan.

Menurut UAS, setiap warganegara Indonesia harus ikut pesta demokrasi lima tahunan. Sebab kata dia, perubahan di Indonesia bisa terlaksana dalam 5 tahun sekali.

UAS menekankan pentingnya memilih pemimpin karena jika salah memilih akan berdampak pada kehidupan masyarakat.

Baca Juga:Ajak Umat Ramaikan Masjid, Gerakan Salat Subuh Berjamaah Riau Hadirkan UAS

Sebagai penceramah, kata UAS, dirinya tidak memiliki kekuatan yang besar dalam membuat kebijakan. Lewat politiklah, lanjutnya, aturan bisa dibuat untuk mengatur masyarakat. 

Karena sering bicara politik dalam ceramah-ceramahnya, UAS sadar banyak tidak disukai orang. "Itulah mengapa banyak orang tidak suka dengan saya," ujar dia.

UAS mengaku sering mendapat pesan dari orang-orang untuk tidak bicara politik dalam setiap ceramahnya. Ia diminta hanya menyampaikan ceramah yang menenangkan jamaah saja.

"Ustaz jangan cerita-cerita politik. Ustaz kalau ceramah itu yang menenangkan jamaah aja. Cerita masalah sabar. Marilah kita sabar. Apapun yang terjadi kita sabar," ujar UAS.

Secara sarkas UAS mengatakan, saat APBN APBD diambil kita tetap sabar, ketika suami dilarikan pelakor kita tetap sabar. Baginya itu bukan ajaran Islam melainkan pembodohan.

Baca Juga:Anies Baswedan Masih Kampanye di Pulau Sumatera Setelah Didukung UAS, Berikut Jadwalnya

"Itu bukan ajaran Islam. Itu pembodohan. Islam ini diajarkan kalau kita dijajah Belanda kita melawan," tutur ulama asal Riau ini.

"Kalau ulama dulu mengatakan, penjajahan Belanda ini sudah takdir dari Allah kita ga usah melawan. Tapi kita diinjak-injak Belanda. Sabar aja. Sabar itu pahalanya lebih besar dari jihad. Ga akan merdeka kita," tegas UAS.

Sebelumnya UAS menyatakan dukungannya kepada capres Anies Baswedan. UAS mengaku sering ditanya mengenai arah dukungan di Pilpres 2024.

"Hari ini saja dari pagi buka IG (instagram) 'Ustaz arah kami kemana?' buka WA (whatsapp) 'Ustaz kami ikut ustaz ke mana?', kan capek saya jawab. Nah ini (jawabannya adalah mendukung Anies)," kata UAS.

"Ini sekali dayung dua tiga pulau terlampaui, UAS berkontribusi dalam pesta demokrasi Republik Indonesia 14 Februari 2024, gunakan hak pilih 5 menit di TPS (tempat pemungutan suara) menentukan nasib bangsa 5 tahun ke depan," ujar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini