Viral Minta Sumbangan Modus Fogging di Pekanbaru, Netizen Auto Curhat Keluhan

Dalam video viral itu, pengunggah menyebut bahwa oknum yang mengaku petugas fogging tersebut kerap kali datang ke kantornya.

Eko Faizin
Minggu, 19 Maret 2023 | 11:40 WIB
Viral Minta Sumbangan Modus Fogging di Pekanbaru, Netizen Auto Curhat Keluhan
Ilustrasi petugas melakukan pengasapan (fogging). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

SuaraRiau.id - Modus meminta sumbangan yang dilakukan sejumlah oknum semakin beragam. Salah satunya, seperti yang terjadi pada unggahan akun @kabarpekanbaru, Jumat (17/3/2023) ini.

Seorang pria dengan membawa kotak sumbangan mengaku hendak melakukan fogging, atau pengasapan insektisida untuk membasmi nyamuk.

Dalam video viral itu, pengunggah menyebut bahwa oknum yang mengaku petugas fogging tersebut kerap kali datang ke kantornya dengan alasan hendak melakukan fogging.

"Minta sumbangan dengan modus fogging. Kantor saya sudah kedatangan petugas fogging liar hampir setiap hari," ujarnya.

Pengunggah juga menyebutkan bahwa asap fogging yang digunakan oleh oknum tersebut tidak mengandung pestisida seperti yang seharusnya.

"Kalo benar-benar fogging gpp, ini sepertinya hanya asap kosong min. Semoga ada tindakan dari dinas terkait," imbuhnya.

Hal ini diduga terjadi di sebuah klinik di Kota Pekanbaru. Saat dicecar lantaran terlalu sering melakukan fogging, pria itu lalu pergi meninggalkan perekam.

Salah seorang warganet menyebut hal ini kerap terjadi di wilayahnya, seperti yang disampaikan @tah***.

"di jalan srikandi sering juga,,cuma ya ga maksa mereka..hanya nyodorkan kardus aja...dikasih ga dikasih pergi," tulisnya di kolom komentar.

"Pernah juga sih ngalamin ini. ditanya ke org yg minta sumbangan.. ini udah ada izin RT bang? terus katanya udah bang. kita udah izin. langsung dong saya timpali.... ini rumah pak RT bang. bapak saya RTnya. abg dari td gak ada kesini izin mau fogging. tunggu saya telfon bapak saya. tiba2 dia langsung pamit. wkwk ini asli true story," timpal @dbo***.

Lain halnya dengan warganet @end*** yang menyebut bahwa modus fogging yang pernah dialaminya justru membuat nyamuk semakin banyak lantaran menggunakan solar kotor.

"solar kotor yg di semprot kan,,bau nya luar biasa,,bukan ilang nyamuk nya malah makin banyak. mohon di tindak yang begini ini," ujarnya.

Kontributor : Anggun Alifah

Lifestyle

Terkini

Dia menyebut bahwa olahan bakso, nugget dan produk makanan dalam kemasan tersebut berasal dari Malaysia.

News | 13:27 WIB

Plh Kepala BBKSDA Sumut Elvina Rosinta Dewi mengatakan harimau Dewi Siundul mati pada Minggu (19/3/2023).

News | 10:48 WIB

Edy Natar Nasution mengaku telah mengingatkan langsung SF Hariyanto agar segera melakukan klarifikasi.

News | 13:35 WIB

Farhan menjelaskan, pengusaha perempuan memiliki kontribusi yang besar bagi perkembangan ekonomi di Indonesia.

News | 08:13 WIB

Tas-tas tersebut dibeli dengan harga Rp2 juta hingga Rp5 juta, termasuk tas yang disebut harganya Rp420 juta.

News | 09:20 WIB

Anto kemudian menyampaikan klarifikasinya terkait tas branded dan sepeda Brompton yang dipakai sang istri.

News | 06:48 WIB

Gubernur Syamsuar mengungkapkan bahwa peresmian jembatan ini menjadi hal yang ditunggu-tunggu masyarakat.

News | 17:51 WIB

Edi mengaku sebelumnya adalah seorang muslim dan sempat keluar Islam karena suatu alasan.

News | 12:41 WIB

Dalam kesempatan itu, Arwin AS bercerita tentang bagaimana ia berjuang dan berkorban dalam membangun Siak.

News | 07:23 WIB

Terkait isu tersebut, Deswita akhirnya buka suara.

News | 12:33 WIB

Serma AW dan Sertu ES melakukan aksi perampokan bersama tiga warga sipil lainnya yang sudah ditangkap Polda Riau.

News | 12:00 WIB

Syamsuar mengaku mendengar masih ada sejumlah pungutan yang dilakukan saat PPDB Riau berlangsung.

News | 10:00 WIB

Kapolres Rokan Hilir AKBP Andrian Pramudianto membenarkan adanya penggeledahan di Kantor Satpol PP tersebut.

News | 15:25 WIB

Sehari sebelum aksinya di Pekanbaru, mereka melakukan penggambaran di sekitar TKP.

News | 10:39 WIB

Wahyu Kenzo yang merupakan crazy rich asal Surabaya itu ditangkap polisi.

News | 15:46 WIB
Tampilkan lebih banyak