KPK Ungkap Fakta di Balik Heboh Video Penyitaan Harta Kekayaan Tito Karnavian

KPK menyatakan bahwa video yang diunggah di salah satu akun YouTube adalah tidak benar atau hoaks.

Eko Faizin
Kamis, 17 November 2022 | 17:35 WIB
KPK Ungkap Fakta di Balik Heboh Video Penyitaan Harta Kekayaan Tito Karnavian
Mendagri Tito Karnavian. [Suara.com/Novian Ardiansyah]

SuaraRiau.id - Media sosial dihebohkan dengan video yang memuat kabar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita harta kekayaan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Terkait video viral tersebut, KPK menyatakan bahwa video yang diunggah di salah satu akun YouTube adalah tidak benar atau hoaks.

"KPK memperoleh informasi beredarnya video hoaks tentang kegiatan penyitaan oleh KPK kepada pihak tertentu," kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri dikutip dari Antara, Kamis (17/11/2022).

Ia mengungkapkan video hoaks tersebut menampilkan pernyataan mantan anggota Dewan Pengawas (Dewas) KPK almarhum Artidjo Alkostar yang dikutip secara tidak utuh dan potongan-potongan gambar aktivitas lainnya yang berlatar di depan Gedung KPK.

"Video itu mengarahkan pada informasi yang tidak benar dengan judul Pagi ini Kekayaan Pihak yang Disebut dalam Video, Disita, KPK Gerak Cepat Lakukan ini Biar Jera," kata Ali.

Atas hal tersebut, KPK pun meminta kepada pihak-pihak yang menyebarkan informasi hoaks dengan mengatasnamakan KPK untuk segera menghentikan aksinya dan menghapus unggahannya di media sosial YouTube.

"KPK mengajak masyarakat untuk selalu waspada dan jeli dalam memilah setiap informasi yang diterima agar tidak terprovokasi oleh informasi hoaks yang mempunyai tujuan-tujuan kontraproduktif tersebut," ujar Ali.

Masyarakat, lanjut dia, dapat mengakses informasi resmi mengenai perkembangan penanganan perkara ataupun kegiatan pencegahan dan sosialisasi kampanye pendidikan antikorupsi yang dilakukan KPK melalui situs resmi kpk.go.id ataupun akun resmi media-media sosial KPK.

"Masyarakat juga dapat melakukan konfirmasi kebenaran informasi tentang KPK melalui contact centre 198," ucap Ali. (Antara)

News

Terkini

Diakui Indra, sejak kasus ini menghebohkan di tengah-tengah masyarakat ia terus memantaunya.

News | 12:22 WIB

Bernard menempuh perjalanan selama 1 jam 48 menit 55 detik untuk menjadi kampiun balap sepeda tersebut.

News | 11:11 WIB

Satlantas Polres Kampar saat ini masih melakukan pengejaran terhadap sopir truk yang melarikan diri.

News | 07:56 WIB

Menanggapi penolakan tersebut, Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai NasDem Riau, Dedi Harianto Lubis buka suara.

News | 16:23 WIB

Dedi Harianto mengatakan telah mengajukan permohonan perizinan tersebut ke Korps Bhayangkara.

News | 15:51 WIB

Akibatnya, dua penumpang pengendara sepeda motor meninggal dunia.

News | 12:06 WIB

Pembyaran dividen tersebut naik signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

News | 13:30 WIB

Pria bule itu tampak membantu membawakan tas berisi sejumlah barang dagangan dari seorang perempuan yang diduga sudah lanjut usia.

Lifestyle | 11:21 WIB

"Tersangka sudah diamankan di Mapolres Siak untuk tindakan lebih lanjut," tuturnya.

News | 08:43 WIB

Pada babak kedua, Meksiko mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu dan mampu mencetak gol melalui tendangan Henry Martin.

News | 07:12 WIB

Volume transaksi BRImo tembus hingga dua kali lipat.

News | 18:00 WIB

Sayangnya kedatangan Lesti Kejora ke kampung halamannya tak hanya disambut dengan komentar pujian.

Lifestyle | 06:48 WIB

Tonase terus naik di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu dan sering hujan.

News | 18:19 WIB

Transaksi digital yang semakin marak merupakan peluang dalam mencapai inklusi keuangan.

News | 17:00 WIB

Gaji tenaga honorer itu disalurkan ke setiap perangkat daerah, sehingga berapa jumlahnya belum diketahui.

News | 15:17 WIB
Tampilkan lebih banyak