SuaraRiau.id - Valentino Simanjuntak resmi memutuskan mundur dari host dan komentator di BRI Liga 1 2022/2023 usai tragedi Kanjuruhan yang memakan banyak ratusan korban jiwa.
Laga Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur meninggalkan cerita pilu bangsa Indonesia bahkan dunia.
Pasca pertandingan tersebut terjadi peristiwa maut yang menewaskan 100 orang lebih. Gas air mata diduga menjadi pemicunya lantaran banyak penonton yang sesak nafas dan pingsan.
![Aparat keamanan menembakkan gas air mata untuk menghalau suporter yang masuk lapangan usai pertandingan sepak bola BRI Liga 1 antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022). [ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/10/02/73740-kanjuruhan.jpg)
Tragedi Stadion Kanjuruhan disebut menjadi insiden maut terbesar kedua sepanjang sejarah sepakbola dunia.
Presenter Valentino Simanjuntak menanggapi tragedi Kanjuruhan tersebut. Ia mengatakan bahwa Arema FC vs Persebaya adalah salah satu pertandingan BRI Liga 1 terbaik yang pernah ia bawakan.
Namun, Valentino tak menyangka bahwa usai tim tamu Persebaya meraih poin penuh, akan terjadi kerusuhan yang memakan korban jiwa.
Dari tragedi ini, ia memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai host dan komentator BRI Liga 1 2022/2023 terhitung sejak Minggu 2 Oktober 2022.
"Kemarin malam adalah salah satu pertandingan terbaik di Liga 1 yang saya bawakan, tapi tak menyangka beberapa saat kemudian dan sampai pagi mendengar kabar yang begitu menyedihkan untuk sepakbola Indonesia bahkan dunia," kata Valentino Simanjuntak, dikutip Hops.id--jaringan Suara.com dari caption postingan Instagram @radtvalent, Senin (3/10/2022).
"Sepanjang hari ini, kegelisahan dan frustrasi saya dari apa yang terjadi meyakinkan saya membuat keputusan ini," lanjutnya.
Ia menambahkan bahwa seluruh pihak diminta untuk tidak saling menyalahkan karena saat ini adalah saatnya untuk melakukan tanggungjawab masing-masing untuk kepentingan kemajuan sepakbola Indonesia.