Ali Fikri Minta Kasus Gubernur Papua Lukas Enembe Tak Diprovokasi Hindarkan KPK

Namun, ia enggan merinci lebih lanjut siapa pihak-pihak yang membangun opini tersebut. Ali juga menyampaikan bahwa setiap penanganan kasus yang dilakukan, termasuk kasus Lukas

Eliza Gusmeri
Sabtu, 01 Oktober 2022 | 10:09 WIB
Ali Fikri Minta Kasus Gubernur Papua Lukas Enembe Tak Diprovokasi Hindarkan KPK
Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri [Dok.Antara]

SuaraRiau.id - Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri di Jakarta, Jumat mengatakan sangat kecewa munculnya opini agar Gubernur Papua Lukas Enembe menghindari pemeriksaan KPK.

"KPK pun menyayangkan dugaan adanya pihak-pihak yang kemudian membangun opini agar saksi maupun tersangka menghindari pemeriksaan KPK," kata dia dilansir dari suara.com.

Namun, ia enggan merinci lebih lanjut siapa pihak-pihak yang membangun opini tersebut. Ali juga menyampaikan bahwa setiap penanganan kasus yang dilakukan, termasuk kasus Lukas Enembe adalah murni penegakan hukum.

Hal tersebut, kata dia, semata sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat ke KPK.

Baca Juga:Rektor Untirta Banten Dipanggil KPK Jadi Saksi Kasus Korupsi Rektor Non Aktif Unila

"Sehingga kami meminta kepada pihak-pihak tertentu untuk tidak memperkeruh dan memprovokasi masyarakat dengan narasi-narasi adanya kriminalisasi maupun politisasi," ucap Ali.

KPK segera mengirimkan kembali surat panggilan kepada Lukas Enembe untuk diperiksa sebagai tersangka. Adapun mengenai waktu pemanggilannya akan diinformasikan lebih lanjut oleh KPK. KPK mengharapkan Lukas Enembe nantinya dapat memenuhi panggilan tersebut.

Sebelumnya, KPK telah memanggil Lukas Enembe untuk diperiksa sebagai tersangka di Gedung KPK, Jakarta, Senin (26/9). Namun, ia tidak memenuhi panggilan dengan alasan masih sakit.

KPK telah menetapkan Lukas Enembe sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pekerjaan atau proyek yang bersumber dari APBD Provinsi Papua.

Sementara itu, Lukas Enembe di Jayapura, Jumat, mengatakan dia masih dalam keadaan sakit dan belum beraktivitas seperti orang sehat pada umumnya. Dalam keterangan video, dia juga mengaku kakinya mengalami pembengkakan sehingga sulit berjalan.

Baca Juga:Ingin Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Masuk Rutan KPK, Kamruddin Simanjuntak Minta Febri Diansyah Objektif

"Saya masih dalam perawatan, belum bisa bicara terlalu banyak, berjalan terlalu lama, dan tidak bisa kelelahan," kata Lukas Enembe di Jayapura, Jumat.

News

Terkini

Diakui Indra, sejak kasus ini menghebohkan di tengah-tengah masyarakat ia terus memantaunya.

News | 12:22 WIB

Bernard menempuh perjalanan selama 1 jam 48 menit 55 detik untuk menjadi kampiun balap sepeda tersebut.

News | 11:11 WIB

Satlantas Polres Kampar saat ini masih melakukan pengejaran terhadap sopir truk yang melarikan diri.

News | 07:56 WIB

Menanggapi penolakan tersebut, Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai NasDem Riau, Dedi Harianto Lubis buka suara.

News | 16:23 WIB

Dedi Harianto mengatakan telah mengajukan permohonan perizinan tersebut ke Korps Bhayangkara.

News | 15:51 WIB

Akibatnya, dua penumpang pengendara sepeda motor meninggal dunia.

News | 12:06 WIB

Pembyaran dividen tersebut naik signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

News | 13:30 WIB

Pria bule itu tampak membantu membawakan tas berisi sejumlah barang dagangan dari seorang perempuan yang diduga sudah lanjut usia.

Lifestyle | 11:21 WIB

"Tersangka sudah diamankan di Mapolres Siak untuk tindakan lebih lanjut," tuturnya.

News | 08:43 WIB

Pada babak kedua, Meksiko mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu dan mampu mencetak gol melalui tendangan Henry Martin.

News | 07:12 WIB

Volume transaksi BRImo tembus hingga dua kali lipat.

News | 18:00 WIB

Sayangnya kedatangan Lesti Kejora ke kampung halamannya tak hanya disambut dengan komentar pujian.

Lifestyle | 06:48 WIB

Tonase terus naik di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu dan sering hujan.

News | 18:19 WIB

Transaksi digital yang semakin marak merupakan peluang dalam mencapai inklusi keuangan.

News | 17:00 WIB

Gaji tenaga honorer itu disalurkan ke setiap perangkat daerah, sehingga berapa jumlahnya belum diketahui.

News | 15:17 WIB
Tampilkan lebih banyak