Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Hotman Paris soal Masa Tahanan Koruptor Kerap Dipotong: Syaratnya Kelakuan Baik

Eko Faizin Kamis, 22 September 2022 | 11:34 WIB

Hotman Paris soal Masa Tahanan Koruptor Kerap Dipotong: Syaratnya Kelakuan Baik
Hotman Paris Hutapea [YouTube/Deddy Corbuzier]

Hotman Paris lantas memberi contoh kasus Jaksa Pinangki yang hukumannya banyak mendapatkan pemotongan.

SuaraRiau.id - Sejumlah narapidana koruptor dinyatakan bebas bersyarat beberapa waktu yang lalu. Mereka bebas dalam waktu yang berdekatan.

Publik pun dibuat geram lantaran kebebasan para koruptor tersebut setelah mendapatkan banyak sekali pemotongan masa tahanan.

Salah satunya adalah Jaksa Pinangki yang divonis bersalah dan dihukum 10 tahun penjara tetapi hukumannya kemudian dipotong lagi jadi 4 tahun.

Namun, belum genap 4 tahun di penjara, Pinangki kemudian bebas pada 6 September 2022 dengan hanya menjalani 2 tahun masa tahanan.

Fenomena itu mendapat tanggapan dari pengacara kondang Hotman Paris.

Ia mencoba menjawab isu tersebut ketika tampil sebagai pembicara pada podcast Close the Door.

Dalam kanal YouTube Deddy Corbuzier, Hotman Paris menyatakan bahwa hal tersebut dapat terjadi dengan syarat tertentu dan ini diatur dalam undang-undang.

“Memang sudah keluar undang-undang yang baru tahun 2022, di mana setiap terpidana, bukan hanya koruptor, yang telah menjalani 2/3 masa hukuman bisa bebas bersyarat sehingga jika dikurangi dengan remisi maka dia bisa menjalani hanya setengah masa hukuman,” ujarnya dikutip dari Hops.id--jaringan Suara.com, Kamis (22/9/2022).

Hotman Paris lantas memberi contoh kasus Jaksa Pinangki yang hukumannya banyak mendapatkan pemotongan hingga hanya menjalani kurang dari setengah masa hukumannya.

“Syaratnya dalam undang-undang itu adalah berkelakuan baik,” jelasnya.

Komentar

Berita Terkait