Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Beredar Video Bernarasi SBY Ditangkap Kejaksaan Agung, Begini Faktanya

Eko Faizin Kamis, 22 September 2022 | 06:10 WIB

Beredar Video Bernarasi SBY Ditangkap Kejaksaan Agung, Begini Faktanya
Mantan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). [Istimewa]

Salah satu dari polisi tersebut terlihat memasangkan borgol ke tangan orang yang mirip dengan SBY tersebut.

SuaraRiau.id - Video yang menyebut mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ditangkap oleh Kejaksaan Agung atau Kejagung beredar di media sosial TikTok.

Berdasarkan video berdurasi lebih dari enam menit ini, terdapat narasi sebagai berikut.

"Akhirnya di tangkap. Keputusan Sri Mulyani bulat, SBY harus dijebloskan,"

Video dengan narasi SBY ditangkap oleh Kejaksaan Agung (Instagram/ abimemory45)
Video dengan narasi SBY ditangkap oleh Kejaksaan Agung (Instagram/ abimemory45)

"Keputusan bulat! SBY siap-siap dijebloskan. Sri Mulyani-Kejaksaan Agung," narasi yang ada di dalam video.

Video viral itu awalnya diunggah oleh akun TikTok @abimemory45 pada Selasa (13/9/2022) lalu. Di bagian atas video, tampak sebuah foto dengan potret laki-laki mirip SBY sedang digandeng beberapa polisi.

Salah satu dari polisi tersebut terlihat memasangkan borgol ke tangan orang yang mirip dengan SBY tersebut.

Hingga kini, video unggahan tersebut telah ditonton lebih dari 2,2 juta kali. Video ini juga telah memperoleh sejumlah 39 ribu suka dan ribuan komentar dari publik.

Apakah klaim itu benar?

Penjelasan
Setelah ditelusuri, video unggahan warganet TikTok tersebut merupakan hasil suntingan.

Hingga artikel ini diunggah, tidak ada kabar mengenai peristiwa penangkapan SBY oleh Kejaksaan Agung.

Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Komentar

Berita Terkait