Kasus Sambo, Kamaruddin: Presiden Biarkan Polri Terjebak Lumpur sampai Tak Bisa Keluar

Sejak bulan Juli proses hukum kasus pembunuhan Brigadir J belum menemui titik terang.

Eko Faizin
Senin, 19 September 2022 | 07:15 WIB
Kasus Sambo, Kamaruddin: Presiden Biarkan Polri Terjebak Lumpur sampai Tak Bisa Keluar
Pengacara keluarga mendiang Brigadir J, Kamaruddin Simanjunrak menemui awak media di area rumah dinas mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo saat rekonstruksi digelar di Kompleks Polri Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Sejak bulan Juli proses hukum kasus pembunuhan Brigadir J belum menemui titik terang. Kini kasus tersebut terancam falilut karena sudah tiga bulan kasus tersebut tidak masuk ke persidangan.

"Pada akhirnya seperti yang saya perkirakan, perkara ini akan menjadi falilut sudah terjadi artinya sudah tiga bulan berturut-turut sejak juli, agustus, september perkara tidak terang-terang. Padahal saya katakan dulu, kalau saya yang menjadi penyidik setengah hari saya garansi (kasus) selesai. Tidak sampai seminggu dua minggu sampai ada tahap dua, itu dengan kecerdasan saya," ujarnya.

Oleh karena itu, ia mengatakan kinerja Polri sangat lambat. Menurutnya, seharusnya sudah ada tiga puluh sampai tiga puluh orang yang ditetapkan sebagai tersangka namun hingga hari ini hanya ada 5 tersangka utama dan 6 tersangka obstruction of justice.

"Harusnya sudah banyak tersangka minimal 35-30 tersangka sampai hari ini baru 5 ditambah dengan 7. Yang tujuh itu pun juga salah satu dari lima itu yaitu tersangka obstruction of justice," paparnya.

Menurutnya, kelambatan proses hukum kasus pembunuhan Brigadir J ini tidak lepas dari sikap Presiden Joko Widodo yang menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kapada Polri.

Menurutnya Presiden tidak cukup hanya memberikan instruksi untuk membuka kasus ini seterang-terangnya termasuk kepada publik.

"Tetapi karena Presiden tidak mau berbuat sesuatu maka pada akhirnya, kecuali hanya mengatakan 4 kali buka seterang-terangnya memang kita akui dia mengatakan itu empat kali, dalam empat kali momen," ungkapnya.

"Presiden membiarkan Polri terjebak dalam lumpur itu akhirnya sampai dengan hari ini mereka terjebak tidak bisa keluar," ujarnya.

Kemudian ia pun berpesan agar masyarakat dapat belajar dari kasus ini dengan memilih pemimpin yang baik dan bertanggung jawab pada pemilihan umum 2024.

"Jadi saya hanya mengatakan kita harus selamatkan Indonesia ini melalui suatu tindakan yang tepat yaitu pada tahun 2024 pilihlah pemimpin yang baik yang bertanggung jawab supaya Indonesia ini kita benahi bersama," tuturnya.

Lifestyle

Terkini

Agung Nugroho mengatakan pertemuan itu dalam rangka silahturahmi dengan Anies Baswedan.

News | 17:24 WIB

Anies Baswedan pun menyampaikan pidato akbar di hadapan ribuan relawan dan masyarakat Riau.

News | 10:04 WIB

Anies Baswedan pun tampak menyapa para simpatisan dan pendukungnya dengan sukacita.

News | 08:19 WIB

Dikatakan Harry, saat ini UIR mengambil sikap memberikan rekomendasi serta menunggu arahan dari Itjen Dikti dan PMM pusat.

News | 19:30 WIB

Kunjungan calon presiden atau Capres 2024 Partai NasDem tersebut ke Pekanbaru nantinya diperkirakan akan disambut 25 ribu orang.

News | 19:20 WIB

Diakui Indra, sejak kasus ini menghebohkan di tengah-tengah masyarakat ia terus memantaunya.

News | 12:22 WIB

Bernard menempuh perjalanan selama 1 jam 48 menit 55 detik untuk menjadi kampiun balap sepeda tersebut.

News | 11:11 WIB

Satlantas Polres Kampar saat ini masih melakukan pengejaran terhadap sopir truk yang melarikan diri.

News | 07:56 WIB

Menanggapi penolakan tersebut, Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai NasDem Riau, Dedi Harianto Lubis buka suara.

News | 16:23 WIB

Dedi Harianto mengatakan telah mengajukan permohonan perizinan tersebut ke Korps Bhayangkara.

News | 15:51 WIB

Akibatnya, dua penumpang pengendara sepeda motor meninggal dunia.

News | 12:06 WIB

Pembyaran dividen tersebut naik signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

News | 13:30 WIB

"Tersangka sudah diamankan di Mapolres Siak untuk tindakan lebih lanjut," tuturnya.

News | 08:43 WIB

Pada babak kedua, Meksiko mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu dan mampu mencetak gol melalui tendangan Henry Martin.

News | 07:12 WIB

Volume transaksi BRImo tembus hingga dua kali lipat.

News | 18:00 WIB
Tampilkan lebih banyak