facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

1.060,85 Ha Lahan Terbakar di Riau Selama 2022, BPBD: Sebabnya karena Cuaca dan Ulah Manusia

Eliza Gusmeri Sabtu, 06 Agustus 2022 | 16:31 WIB

1.060,85 Ha Lahan Terbakar di Riau Selama 2022, BPBD: Sebabnya karena Cuaca dan Ulah Manusia
Kebakaran di Riau [antara]

Kepala Pelaksana BPBD Riau Edy Afrizal, di Pekanbaru menyatakan selama masa itu kebakaran meliputi total 1.060,85 hektare lahan di 12 kabupaten dan kota di Provinsi Riau.

SuaraRiau.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyebut seribu hektare lahan terbakar di wilayah Provinsi Riau selama Januari hingga Juli 2022.

Kepala Pelaksana BPBD Riau Edy Afrizal, di Pekanbaru menyatakan selama masa itu kebakaran meliputi total 1.060,85 hektare lahan di 12 kabupaten dan kota di Provinsi Riau.

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berdampak paling luas di wilayah Kabupaten Rokan Hulu. "Selama tujuh bulan ini luas karhutla di Rokan Hulu mencapai 302 hektare," kata Edy, dikutip dari Antara, 6 Agustus 2022.

Sementara itu, luas lahan yang terbakar di wilayah Kampar tercatat 139 hektare, Bengkalis 136 hektare, Rokan Hilir 147 hektare, Pelalawan 113 hektare, dan Indragiri Hilir 80 hektare.

Baca Juga: Lahan di Gunung Pusuk Buhit Terbakar

Kebakaran hutan dan lahan juga terjadi di Dumai (49 hektare), Meranti (32 hektare), Indragiri Hulu (31 hektare), Pekanbaru (13 hektare), Siak (13 hektare), dan Kuantan Singingi (0,50 hektare).

Edy mengatakan bahwa sepanjang Januari hingga Juli 2022 personel Satuan Tugas Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan menghadapi beberapa kendala dalam melaksanakan operasi pemadaman di lokasi titik panas dan titik api.

"Akses menuju lokasi karhutla sulit dijangkau tim darat, kondisi angin kencang, dan sumber air yang juga sulit," kata Edy.

Meski demikian, dia mengatakan, selama melaksanakan operasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan anggota Satuan Tugas mendapati peningkatan kesadaran warga dalam mencegah dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan.

Edy mengemukakan bahwa selain kondisi cuaca, kegiatan manusia juga bisa memicu kebakaran hutan dan lahan.
Oleh karena itu, dia kembali mengingatkan warga agar tidak melakukan tindakan yang bisa menimbulkan kebakaran hutan dan lahan.

Baca Juga: Mahasiswa UIR Gantung Diri, Diduga Sesali Uang Raib Rp8 Juta dari Hipnotis

"Tidak membuka lahan dengan cara membakar, dan berhati-hati dalam beraktivitas sehari-hari. Jangan sampai aktivitas kita menimbulkan karhutla," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait