facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Siasat Pedagang Pecel Lele saat Harga Cabai Naik Drastis: Kecilkan Porsi Lauk

Eko Faizin Selasa, 28 Juni 2022 | 17:59 WIB

Siasat Pedagang Pecel Lele saat Harga Cabai Naik Drastis: Kecilkan Porsi Lauk
Ilustrasi Pecel Lele. [Instagram/@pecellelepermatamubarok]

Hal ini semata-mata dilakukan dia untuk menyelamatkan usahanya tersebut agar tetap bisa berjalan.

SuaraRiau.id - Dampak harga cabai yang mahal membuat para pedagang harus memutar otak untuk mensiasati agar tetap untung.

Banyak pedagang yang mengganti cabai merah dengan cabai hijau, namun ada pula yang justru mengecilkan porsi lauk.

Seperti yang dialami pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) warung pecel lele emperan di Kabupaten Bengkalis. Sang owner, Junaidi (35) mengaku harus mengubah pola dagangannya tersebut.

"Kalau usaha Pecel lele itu kunci utamanya di sambal. Kalau sambalnya dikurangi cabenya (resepnya) rasanya tentu berubah. Nanti pelanggan pada kabur jadinya," tuturnya, kepada Suara.com, Selasa (28/6/2022).

Mensiasati hal tersebut, Junaidi pun terpaksa mengecilkan porsi ayam yang menjadi lauknya. Kemudian jenis ikan juga dicari yang lebih kecil.

Hal ini semata-mata dilakukan dia untuk menyelamatkan usahanya tersebut agar tetap bisa berjalan.

"Sudah semingguan ini kita buat begitu. Kalau gak gitu, pasti rugi," ujarnya.

Ia menyebut, mahalnya harga cabai merah di pasaran membuatnya kalang kabut. Di Pasar Duri, Bengkalis, harga cabai terus merangkak naik. Kemarin, kata dia, cabai merah dibanderol Rp130 ribu per kilogram.

"Ini naik gila-gilaan, kami harap pemerintah dapat menstabilkan harga. Efeknya sama pedagang sangat terasa, kalau gak pandai-pandai pasti merugi," ujarnya.

Di pasaran, harga cabai merah terus meroket. Umumnya, cabai tersebut dijual dengan harga berkisar Rp120 hingga Rp 130 ribu.

Komentar

Berita Terkait