Formula E Dihadiri Jokowi dan Puan Maharani, Pengamat: Tamparan Keras buat Giring-PSI

Diketahui, Giring Ganesha serta buzzer selalu menyerang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, termasuk terkait event Formula E.

Eko Faizin
Minggu, 05 Juni 2022 | 15:03 WIB
Formula E Dihadiri Jokowi dan Puan Maharani, Pengamat: Tamparan Keras buat Giring-PSI
Presiden Joko Widodo bersama Ketua DPR RI Puan Maharani (dua kiri), Ketua MPR-RI Bambang Soesatyo (kanan), dan Gubernur Jakarta Anies Baswedan (dua kanan) menyaksikan putaran final balapan mobil listrik Formula E di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), Jakarta, Sabtu (4/6/2022). (ANTARA/Arif Ariadi/spt)

SuaraRiau.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua DPR, Puan Maharani menghadiri ajang balap mobil listrik Formula E Jakarta 2022 pada Sabtu (4/6/2022).

Pengamat Politik, Muslim Arbi menyoroti kedatangan dua tokoh nasional itu bersama pejabat lainnya.

Menurut Muslim Arbi, kehadiran Jokowi dan Puan di Formula E Jakarta 2022 bakal menjadi tamparan keras untuk Ketua Umum PSI, Giring Ganesha serta buzzer lain.

Ketum PSI Giring Ganesha kunjungi Gunungkidul, Selasa (11/1/2022). [Kontributor / Julianto]
Ketum PSI Giring Ganesha kunjungi Gunungkidul, Selasa (11/1/2022). [Kontributor / Julianto]

Diketahui, Giring Ganesha serta buzzer selalu menyerang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, termasuk terkait event Formula E.

Muslim mengibaratkan nasib Giring bak menepuk air didulang dan terpercik ke muka sendiri. Pasalnya, saat awal-awal pembangunan sirkuit, Giring sempat menghebohkan jagat publik Tanah Air.

Pada awal Januari 2022, Giring diketahui melakukan sidak lokasi Formula E. Bahkan dalam sidak tersebut, kaki Giring sempat terjeblos ke dalam lumpur.

Oleh karena itu, kesuksesan Formula E yang digelar pada Sabtu, 4 Juni 2022 kemarin seharusnya menjadi tamparan keras bagi Giring.

“Giring gagal bawa PSI serang dan bully Anies. Itu partai kok cuma untuk serang Anies?” ujar Muslim Arbi dikutip dari Hops.id--jaringan Suara.com, Minggu (5/6/2022).

Muslim pun berpendapat bahwa selama ini agenda PSI hanya menyerang dan mengkritik Anies.

Meski begitu, hal itu dianggap bagus sebagai sparing partner buat Anies dalam dialektika kepemimpinan dan perpolitikan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini